Bandung, (MR)
SEKITAR 60 perusahaan ambil bagian dalam acara temu pengguna dan pencari kerja SMK Se-Jawa Barat yang berlangsung dari tanggal 27 Juni sampai 28 Juni 2012 di Pelataran SMKN 3 JL.Solontongan Kota Bandung.
Acara yang dibuka kepala dinas pendidikan Jawa Barat tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 70% dari pengunjung yang hadir, Dalam sambutannya Kadis mengharapkan agar acara semacam itu dapat dilakukan dalam rentang waktu yang tidak lama ke depan. Hal itu dimaksudkan untuk mendorong para peserta didik SMK lebih termotivasi untuk belajar lebih sungguh dan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diterima ditataran penerapan seperti misalnya siap menjadi tenaga kerja yang berkompeten atau memulai dengan wirausaha.
Sementara itu ketua panitia Drs.Nanang Yusuf Nurdin yang sehari harinya bertugas sebagai kepala SMKN 3 mengatakan bahwa target minimal untuk hari pertama pengunjung yang hadir sekitar 2000 orang. Dan diharapkan 70% dari pengunjung akan terserap menjadi tenaga kerja baru diperusahaan peserta. Hebatnya lagi jumlah peserta yang hadir jauh melampaui target yakni sekitar 4000 orang pada hari pertama.
Lebih lanjut Drs.Nanang Yusuf Nurdin menjelaskan bahwa salah satu peserta yang merupakan perusahaan ritel ‘Yogya departemen store’ membutuhkan sekitar 500 tenaga kerja baru yang diharapkan akan terpenuhi selama 2 hari pameran. Dan untuk menjawab keseimbangan ketersediaan dan permintaan tenaga kerja sekaligus untuk mempercepat proses penerimaan panitia menyediakan ruangan tes penerimaan dilokasi SMKN 3 sehingga perusahaan dapat menyeleksi on the spot dan pada saat pameran berlangsung tenaga kerja yang mereka butuhkan.
Masih menurut Drs.Nanang apabila dilihat dari tenaga kerja baru momen-momen seperi ini diharapkan dapat dilaksanakan 3 sampai 4 kali se-tahun dengan peserta yang tentu lebih banyak lagi. Bayangkan, demikian Drs.Nanang, untuk tahun 2012 saja ada sekitar 18.920 orang lulusan SMK se-Jawa Barat yang membutuhkan lapangan pekerjaan.
Kondisi semacan inilah yang menginspirasi para peserta untuk melakukan semacam pameran atau yang lebih tepat disebut temu pencari dan pengguna tenaga kerja sehingga ketersediaan tenaga kerja baru mampu dijawab dunia usaha dengan memanfaatkan keahlian yang dimiliki masing-masing tenaga kerja untuk mengembangkan sayapnya. >>M.Pur
