Pemalang Jateng, [MR] – Ibu kota Kecamatan Bodeh mulai hari ini, Selasa (25\1\2022) secara resmi dipindahkan dari Desa Muncang ke Desa Jraganan. Pemindahan tersebut dibarengi dengan peresmian gedung baru kantor Kecamatan Bodeh. Peresmian tersebut, ditandai dengan penandatanganan prasasti, kemudian dilanjutkan pemotongan pita dan lounching Anjungan Dukcatpil Mandiri [ADM] oleh Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo serta disaksikan Wakil Bupati Mansur Hidayat dan Sekretaris Daerah M.Arifin, kemudian Forkopimca Bodeh.Sementara itu, Bupati menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Perda Nomor 4 Tahun 2021, tentang pemindahan ibu kota Kecamatan Bodeh. Berupaya untuk memindahkan lokasi Ibu Kota Kecamatan Bodeh, dari Desa Muncang ke Desa Jraganan. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan, bahwa lokasi ibu kota Kecamatan yang baru di Desa Jraganan dipandang lebih ideal dan terjangkau dari seluruh penjuru Desa yang ada di Kecamatan Bodeh.
“Dengan pemindahan tersebut, diharapkan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan publik dapat semakin mudah dan meningkat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan warga masyarakat dengan lebih optimal,” Ujar orang nomor satu di Kabupaten Pemalang.
Dikatakan secara eksisting, bahwa lokasi ibu kota kecamatan yang baru juga sudah didukung pusat pelayanan publik berskala kecamatan, yaitu Mapolsek, Puskesmas, SMP, serta beberapa kantor pemerintahan yang lain. Dengan adanya pusat pelayanan publik berskala Kecamatan tersebut, diyakini akan semakin mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik, sekaligus meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Bodeh.
Selanjutnya, bupati dalam kegiatan tersebut mengatakan pembangunan gedung kantor baru Kecamatan Bodeh dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada warga masyarakat. Selain itu, bupati juga melaunching Anjungan Dukcatpil Mandiri (ADM), yaitu sebuah mesin layanan bagi masyarakat yang akan memangkas prosedur pembuatan dokumen administrasi kependudukan, sehingga dapat mempersingkat waktu pelayanan kepada warga masyarakat.Bupati berharap, dengan adanya Anjungan Dukcatpil Mandiri (ADM) ini, kemudahan dan kualitas pelayanan di kantor Kecamatan Bodeh, dapat semakin baik dan berjalan secara efektif serta efisien dan dapat dibarengi dengan peningkatan kualitas kinerja SDM [sumber daya manusia] aparatur di Kecamatan Bodeh, sehingga pelaksanaan berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Pemalang seperti, Dewi (Desa Wisata), Dedi (Desa Digital), Desi (Desa Sinergi) dan Koin (Kota Industri), di wilayah Kecamatan Bodeh dapat berjalan secara optimal dan sukses. [SatriyoAdie\IKP]
