Dalam rangka memonitor perkembangan pendidikan di Jawa Barat, Gubernur Ahmad Heryawan didampingi Kepala Disdik Prov. Jabar Wahyudin Zakarsy meninjau SMK 10 Cijaura dan melakukan dialog dengan para guru dan siswa sekitar perkembangan sekolah khususnya yang berbasis seni/budaya dan keterampilan khusus.
Gubernur Ahmad Heryawan seusai diterima secara resmi oleh kepala Sekolah dan para guru SMK, melakukan kunju-ngan ke kelas-kelas yang saat itu sedang melakukan proses belajar mengajar. Salah satu kelas yang dikunjungi adalah kelas seni tari dan saat itu sedang mempraktekan seni tari jaipongan.
Gubernur menyatakan kekagumannya atas keseriusan para guru dan murid dalam mengajarkan seni tari khas sunda jaipongan dan berpesan agar para murid dapat terus mengembangkan bakatnya. Bila memungkinkan setelah keluar dari sekolah ini, bisa menjadi penari profesional, ujarnya.
Di kelas lain, Gubernur meninjau dan berbaur dengan siswa-siswi yang sedang belajar alat kecapi. Di kelas tersebut, Gubernur melakukan tanya jawab dengan guru dan para siswa sekitar tingkat kesulitan belajar seni kecapi. Menurut guru pengajar, belajar alat kecapi itu cukup sulit tapi mudah, yang penting harus ada keuletan dari para siswa terma-suk guru yang mengajarnya Gubernurpun menanyakan tentang asal daerah para siswa. Jawaban para siswa, ada yang dari Cianjur, Subang, Tasikma-laya, Kabupaten Bandung dan dari Kota Bandung itu sendiri.
Dari kelas seni alat kecapi, Gubernur menuju kelas yang sedang belajar band. Di kelas tersebut ia berbaur dengan siswa/siswi dan bahkan duduk bersila sambil menyaksikan kemampuan anak-anak memain-kan alat-alat band termasuk menyanyi. Kepada anak-anak, gubernur berpesan untuk belaj-ar secara serius dan kelak kalau sudah selesai dapat menjadi seniman yang handal. Ketika ditanya selepas sekolah di SMK ini, akan meneruskan kemana, jawaban mereka akan melanjutkan ke sekolah tinggi seni. Atas jawaban tersebut, gubernur menyatakan duku-ngannya dan memberikan doro-ngan untuk semangat, agar tidak berhenti dalam proses belajar.
Kunjungan ke SMK 10 tersebut sekira berlangsung dua jam dan memberikan kesan positif dari Gubernur atas per-kembangan dunia pendidikan khususnya yang berbasis kesenian. >>Dodi Sulaeman

