Gubernur Bengkulu Diinstruksi Cari Beras Plastik

berasBengkulu, (MR)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menginstruksikan gubernur, bupati dan walikota di seluruh Indonesia melacak peredaran beras plastik yang telah meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. Termasuk Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, MPd.

“Maraknya beras plastik yang beredar di masyarakat, kiranya saudara gubernur, bupati dan walikota melibatkan dinas/ instansi melakukan pengecekan ke pasar-pasar. Untuk mencari sumber masuknya beras plastik dimaksud,” kata Mendagri dalam Surat Edaran (SE) No : 511.1/2646/SJ.

Gubernur, bupati, dan walikota juga diperintahkan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Guna mengungkap kegiatan penyelundupan dan peredaran beras plastik. Mendagri mengungkapkan, praktik tersebut merugikan kesehatan masyarakat.

“Kami juga minta kepada BIN (Badan Intelejen Negara) dan Kapolri mengusut tuntas siapa pelaku penyelundupan dan peredaran beras plastik,” ungkap Tjahjo kepada wartawan.

Tjahjo mengatakan, peredaran beras plastik sudah termasuk katagori perbuatan makar kepada negara. “Karena merusak masyarakat yang mengonsumsi beras plastik yang berbahaya. Niatnya tidak sekadar cari untung semata. Pasti ada agenda terselubung menghancurkan bangsa dan menjatuhkan pemerintah sah yang melindungi masyarakat,” kata Tjahjo.

Dalam SE-nya, Mendagri juga memerintahkan kepala daerah berkoordinasi dengan Bulog setempat. Serta pro aktif membeli hasil panen dari petani. “Melakukan pengecekan gudang untuk menampung hasil panen. Serta ikut serta mengawasi distribusi raskin yang tidak layak beredar di masyarakat,” ujar Tjahjo. >>Alfian, P.Manalu

Related posts