Gara-Gara Handphone Kadis PU Lengser

Prabumulih, (MR)
Di duga buntut dari kekecewaan Walikota Prabumulih terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) M.Ardi Supratman soal sulitnya nya di hubungi karena Handphone (Hp) milik Ardi jarang aktif dan sering gonta-ganti nomor serta isu dugaan adanya perbedaan pendapat yang hampir berujung kepada pertikaian antara Ardi Supratman dan Oknum orang terdekat Ridho Yahya yang berujung kepada pelengseran Jabatan Ardi Supratman sebagai Kadis PU Prabumulih dan di gantikan oleh mantan sekretarisnya di Dinas PU yakni M.Sufi.

Tak tanggung, kekecewaan Oknum Pimpinan Prabumulih ini di ungkapkan secara terang-terangan melalui mimbar dan wawancara kepada wartawan oleh Wakil Walikota Prabumulih Adriansyah Fikri pada kesempatan acara pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV Kota Prabumulih, Selasa (01/09) kemarin.

Dalam pidatonya seusai menyampaikan sambutan Walikota Prabumulih Ridho Yahya kepada para pejabat Lingkungan Kota Prabumulih yang hadir Adriansyah Fikri secara terang-terangan menyindir soal Sand By Hp ini dan dia meminta agar pejabat di lingkungan Pemerintah kota Prabumulih tidak melibatkan anak istri dalam urusan pekerjaan, karena menurutnya pekerjaan atau jabatan itu tidak boleh di kendalikan oleh istri, serta menyindir soal jangan adanya ikut campur istri dalam permasalahan yang di alami suami sebagai pemegang jabatan, karena menurut Fikri urusan istri itu di dapur.

Demikian sepenggal pesan Adriansyah fikri dalam pidatonya, “kepada bapak-bapak dan Ibu-Ibu yang telah di percaya menduduki jabatan Eselon II, III, IV yang telah di lantik terkhusus Eselon II yang telah di lantik menjadi Kepla Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian adalah saudara-saudara,tugas yang di berikan adalah tugas saudara buakan berarti istri Pejabat, jadi jangan sampai bapak-bapak yang menduduki jabatan ini di kendalikan oleh pihak-pihak di luar SKPD tersebut.”

Dan hal tersebut kembali di tegaskannya seusai acara pelantiakan pada wawancara wartawan di luar ruang sidang. >>Alex Effendi

Related posts