Bandung, (MR)Berbagai macam cara Oknum Pejabat Disdik Jabar untuk meraup keuntungan, demi untuk “memperkaya” diri sendiri, mereka berusaha mencoba mengutak atik kegiatan anggaran untuk dikerjakan sendiri, mulai dari proyek APBD maupun APBN secara langsung, jadi tak heran bila mana setiap habis kegiatan atau akhir tahun anggaran, mereka membeli mobil mewah bahkan sampai ke rumah pun tak kalah elitnya.
Contoh kecil terjadi di salah satu bagian Dikmenti Disdik Jabar, menurut sumber media kami, ada salah satu rekanan mau minta kegiatan proyek di lingkungan Dikmenti Disdik Jabar dan mencoba menghadap langsung ke Kabid Dikmenti yang sekarang di jabat oleh Dodin, lalu sampai habis ketemu Kabid Dikmen di intruksikan ke bagian Kepala koordinasi proyek yang bernama Oma, sampai ketemu Oma ternyata bukannya di kasih kegiatan malah di persulit bahkan ada kesan di pimpong disuruh ke Kabid lagi untuk minta surat tanda tangan dari Kabid.
Masih menurut sumber kami lalu rekanan ini mencoba lagi menghadap Kabid Dikmen, akhirnya kata Kabid boleh minta paket Kegiatan tapi asal jangan Proyek Akomudasi Kosumsi (Akom), namun sumber kami tidak putus asa menghadap lagi ke bagian kordinasi paket kegiatan yang bernama Oma, apa jawabnya Oma,? “kalau paket itu urusannya Pak Kabid semua dan kalian nanti saya coba atur ada sedikit dana buat kalian dan tak perlu lagi paket kegiatan,” tuturnya.
Berarti sangat berpotensi besar ada dugaan “Korupsi” di lingkungan Disdik Jabar terutama dibagian lingkungan Kabid SMK, yang menurut dugaan kami bukan hanya proyek Akom yang di kerjaan sendiri bisa jadi proyek Item kegiatan lain juga.
Untuk itu harapan kami pihak terkait seperti Kejaksaan Tinggi atau Tipikor Polda Jabar ada peluang untuk melakukan penyelidikan kebagian Dikmenti Jabar, karena bisa jadi mereka mencoba menciptakan “Korupsi berjamah”.
Karena pada dasarnya mereka seorang PNS yang sudah di gaji oleh pemerintah, yang seharusnya taat kepada peraturan dan aturan jadi seorang PNS, bukan mematikan langkah seseorang sebagai rekanan atau pemborong.
Untuk itu kami dari wartawan Media Rakyat akan mencoba meminta suara atau wawancara langsung kepada pihak penyidik dan sekalian memberikan masukan agar setiap per item kegiatan di lingkungan Dikmenti Jabar baik proyek yang bersumber dananya APBD maupun APBN di periksa, karena ada indikasi kuat pengerjaan proyek di lingkungan itu, besar kemungkinan dikerjakan oleh orang dalam sendiri demi “memperkaya” diri sendiri. >>Harison
