Kediri, (MR) – Program yang sedang dikembangkan pada masy-arakat kita secara nasional sedang mengembangkan berbagai macam tanaman organik salah satunya sayuran holtikultura. Program yang ber-kembang cukup baik di negeri ini. Salah satunya Kelompok tani Desa Sumbercangkring sudah mengembangkan sekitar 2 tahun lebih, walaupun belum begitu meluas dikenal di masyarakat.
Sistem organik merupakan sistem managemen yang bertujuan untuk makanan yang sehat dengan menghindari penggunaan pupuk, dan pestisida kimia agar terhindar dari pencemaran sehingga keseimbangan ekosistem, dan sumberdaya alam tetap terjaga. Sayuran yang bermutu tinggi, dan segar adalah mempunyai kandungan vitamin yang banyak, tentu jauh dari kandungan-kandungan kimia yang membahayakan bagi tubuh.
Keracunan bahan kimia melalui sayuran sebenarnya merupakan salah satu penye-bab sakit tubuh, dan ini sebenarnya sudah dipahami oleh masyarakat dunia. Dengan adanya ini kelompok tani di Desa Sumbercangkring wilayah Gurah Kabupaten Kediri sedang giat mengembangkan jenis sayur-sayuran organik (tanpa pupuk kimia) semua alami, pupuk yang digunakan tentu kompos dari kandang, dan sampah organik yang dibuang warga. Saat tim PKK dari Kecamatan ibu-ibu PKK Ibu Camat Gurah yang kebetulan acara posyandu, dilanjutkan melihat UKM, juga mengunjungi ke lokasi sayur organik Desa Sumber Cangkring.
Dengan wajah-wajah ceria sangat senang dan tertarik melihat tanaman sayur organik, melihat cara penanaman, dan pengembangannya, sangat puas ketika acara selesai, akhirnya pulang dengan memotong sayur tersebut dibagikan ke Ibu-ibu PKK. Jelas nanti jadi bahan pembicaraan para ibu pkk sampai ditingkat RT se-Kecamatan Gurah, sekaligus se-Kabupaten. Kemudian ditempat yang sama Mujiana (Kades) menjelaskan, “Bahwa yang mengelola sayuran organik masih di Kelompok Pemberdaya Sayur Organik, tentang pengolahannya tentu asli tanpa ada kimia sedikitpun, bisa di ujinya.
Pembuatannya murni tangan sendiri, diproduksi sendiri. Ini sudah berjalan dari tahun 2015 hingga sekarang. Tentang pemasaran memang belum begitu berkembang karena produksi masih terbatas, dan masyarakat sendiri belum sepenuhnya menyadari. Kita harus merubah mindset masyarakat dengan membiasakan sayuran organik.
Memang belum begitu banyak masyarakat yang mengikuti, karena masyarakat yang penting hasilnya, dan perkembangnya. Kalau melangkah ke pemasaran masih bersifat Online tunggu pesanan. Lambat laun nanti bisa dikembangkan jadi Icon yang bagus untuk Desa Kami, ditambah lagi dengan kerajinan.
Kami beserta Pemerintah Desa, sangat antusias tentang perkembangan sayur organik ini disamping sehat juga harganya meningkat dibanding non organik, harapan Kami bisa diterima masyarakat luas nantinya, baik Kediri maupun luar Kediri. Sedangkan Desa Sumbercangkring sudah mempersiapkan lahan dipinggir jalan yang diperlukan untuk perluasan, Kami berharap sayur organik dan kerajinan bisa betul-betul bisa jadi Icon nantinya. >>Ags
