Ciamis, (MR)
Dengan letak wilayah di bawah kaki Gunung Sawal, masyarakat Desa Suka wening harus pitar – pintarnya memilih tanaman yang cocok untuk bisa menghasilkan rupiah. Kelompok tani yang dibawah LMDH berhasil membudidayakan tanaman Kopi dengan dibantu Pemerintah Desa akhirnya difasilitasi oleh Dinas Perhutani untuk menanam Kopi di bawah pohon tegalan, dengan luas wilayah 25 Ha dan baru berhasil di Tanami sekitar 17 Ha dengan jumlah pohon yang ditanam kisaran 20 ribu pohon. Dengan usia panen 4-5 tahun tanaman Kopi bisa dipanen. Adapun kendala yang saat ini dihadapi oleh para petani yaitu serangan hama semut merah / semuthutan yang menyerang pohon dan akar kopi.
N. Kartini selaku Kepala Desa membenarkan adanya keluhan para petani kopi dengan adanya hama semut. Masih kata N. Kartini, mungkin kalau ada bantuan pupuk dan obat anti hama dari Dinas terkait Insya Allah masalah petani kopi akan segera terselesaikan. Untuk langkah penanganan sementara yang dilakukan oleh para petani yang dihimbau oleh Ketua LMDH (Drs. Enceng Ruslin, M.M) dengan cara dengan parut kelapa di campur pastak dan ditabur di bawah pohon kopi, dengan hasil sementara hama bisa terken dali walaupun hanya sementara. Maka dari itu kami sangat memohon kepada Pemerintah Kabupaten untuk bisa membantu keluhan para petani kopi yang berada di Desa Suka wening Kecamatan Cipaku. >>Dod’s
