Kediri, MR – Presentase angka stunting sampai saat ini tetap menjadi perhatian pihak pemerintah baik level atas maupun desa. Sebagai bentuk perhatiannya Pemerintah terus berupaya menekan angka stunting. Dalam upaya itu desa Dungus Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri menekan angka stunting pihak Pemdes membentuk satuan tugas khusus menangani stunting .Kader Pembangunan Manusia (KPM) khusus penanganan stunting rutin melakukan pendataan. Rabu (5/12/2024).
Menurut Sekdes Yuda mengatakan,“ Untuk desa Dungus sekarang terkecil seKecamatan angka stunting. Dulu tahun 2020 angka stunting mencapai angka 46 kasus masuk angka terbesar satu Kecamatan Kunjang, terus menjadi turun menjadi 18 hingga sekarang tinggal 9 kasus. Kita juga sudah melaksanakan musyawarah terkait stunting, kita kumpulkan berbagai lembaga desa untuk mengatasi persoalan stunting,” ucapnya.
“Di tahun 2023 sudah mulai terlihat ada penurunan dan sampai sekarang untuk angka stunting, alhamdulillah, terjadi penurunan yang signifikan. Menurutnya, di samping pendataan dan edukasi, juga pastinya dukungan Pemerintah terkait pencegahan stunting.”
“Kita lakukan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) kepada warga susu, buah, sayuran, ayam juga daging selama 90 hari atau 3 bulan. Pemdes fokus stunting, ada cara pencegahan yang harus diterapkan supaya tidak terjadi stunting, termasuk adakan lomba-lomba untuk balita dan yang harus jadi perhatian itu penyediaan sanitasi, sarana air bersih, sepiteng, dan pendidikan. Dalam pencegahan stunting di desa Dungus, pihaknya berupaya dengan bersinegritas bersama setiap lembaga dan masyarakat. Artinya semua harus ikut andil dalam mencegah terjadinya stunting,” ucap terakhirnya.
Pemdes berharap, sinegritas yang sudah terjalin oleh semua pihak baik perangkat, lembaga hingga warga Desa Cicalengka Wetan dapat membuahkan hasil tidak timbul stunting. Upaya-upaya terus dilakukan dan yang jadi prioritas kita fokuskan di kesehatan, pendidikan termasuk asupan makanan bayi dan ibu hamil.
Pemdes Dungus berpesan bahwa warga tidak perlu khawatir, gak usah bingung atau malu untuk menanyakan terkait stunting. Bisa ke desa melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), atau ke para Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang bertugas memantau perkembangan stunting yang rutin melakukan pendataan atau bisa saat ada Posyandu,” tutup Ardhi.(Ag)
