Dampingi Istri, Santuni Lansia Diteluk Buton

Bupati Natuna memberikan kaca mata gratis kepada lansiaNatuna, (MR)
Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS), akhir-akhir ini gencar melakukan kegiatan. Tepatnya Rabu pekan lalu, Ketua LKKS,di dampingi Bupati Natuna Ilyas Sabli,menyantuni lansia di daerah teluk Buton. Kecamatan Bunguran Utara, Rabu silam. Berbagai agenda kegiatan mulai dari,pengobatan geratis, pembagian paket sembako dan uang tunai, diberikan kepada warga yang berhak menerima.

Ketua LKKS Natuna Yusnani Ilyas Sabli mengatakan, Kegiatan sosial seperti memberikan pengobatan geratis, pemberian santunan bagi warga lansia  yang membutuhkan adalah bagian dari program kerja LKKS, selama ini belum semuanya tersalurkan.Bantuan tersebut kiranya dapat meringankan beban hidup, serta dapat membantu, kaum lansia demi mengurangi beban bagi warga yang membutuhkan terutama warga lansia di Desa Teluk Bunton.

“Kita bantu mereka dengan memberikan pengobatan geratis, pemberian sembako, uang tunai dan kacama mata baca dengan harapan, dapat mengurangi beban hidup,” katanya. Sebelumnya, lanjut Yusnani, LKKS sudah terlebih dulu,memberikan bantuan kepada penyandang cacat sejak lahir, maupun cacat karena kecelakaan.LKKS memberikan  tongkat dan alat bantu dengar. serta, bantuan kacamata baca  diberikan kepada peserta didik yang mengalami gangguan penglihatan. Sampai Saat ini jumlah anggota binaan lansia di kabupaten Natuna, 180 orang. Untuk anggota binaan penyandang cacat sebanyak 192 orang,  tersebar dibeberapa Desa  di Kabupaten Natuna. “Seluruhnya itu tersebar di desa Air Lengit, Pengadah, Teluk Buton, Air Raya, Batu Bayan dan Mahligai,” katanya.

Rencananya,kegiatan tersebut, akan dilaksanakan dilokasi berbeda dengan sasaran warga kurang mampu atau lansia dan janda jompo. Dalam pelaksanaannya, LKKS bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas kesehatan Kabupaten Natuna.” Kegiatan ini akan terus berkelanjutan. Rencananya kami akan turun ke pulau-pulau,” ungkap Yusnani.

Pada kesempatan yang sama Bupati Natuna Ilyas Sabli mengatakan, bahwa Desa Teluk Buton berada pada posisi strategis dengan kondisi sarana dan prasarana (terutama sarana jalan penghubung dan air bersih) yang cukup memadai. Oleh karenanya kedepan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah, desa ini akan dipersiapkan sebagai wilayah pengelolaan migas Blok D Alpha yang akan menyerap cukup banyak tenaga kerja.

Ilyas berpesan kepada orang tua agar selalu memberikan pemahaman kepada anak- anak sekitar untuk selalu mengutamakan pendidikan agar nantinya dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Sebab makin hari, persaingan makin pesat. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, mumpun Pemkab Natuna masih punya program gratis sekolah.

Selain itu, Ilyas juga menambahkan bahwa terdapat rencana menjadikan Desa Teluk Buton sebagai salah satu destinasi wisata, untuk itu diharapkan pula agar masyarakat setempat dapat mendukung dan mempersiapkan diri serta menjaga keaslian corak kehidupan dan bentuk pergaulan masyarakat setempat untuk menerima berbagai perubahan yang akan terjadi seiring realisasi rencana tersebut. Karena pembangunan daerah tidak dapat diselenggarakan secara instan, butuh waktu dan anggaran serta rencana yang tepat dan menyentuh bagi kepentingan dan mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Natuna yang lebih baik dapat terwujud.

Untuk itu diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk dapat senantiasa memberikan dukungan dan partisipasi aktif serta bersinergi dalam mencapai percepatan pembangunan disegala bidang, guna percepatan dan perputaran roda pere konomian yang lebih baik. Tanpa dukungan dan kerja sama dari masyarakat, mustahil, cita-cita Kita untuk membangun Dampingi Istri, Santuni Lansia diTeluk Buton. >>Roy

Related posts