BLK Gerbang Pendidikan Nonformal

Tanjungpinang,(MR)
BALAI Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepulauan Riau yang bernaung di bawah Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans), Berdiri diatas lahan seluas 2 Hektar memiliki fasilitas, Gedung Kantor, Workshop 6 kejuruan (Las, Bubut Logam, Otomotif, Listrik, Pipe Fitting, dan Menjahit), Tempat Uji Kopetensi(TUK) dan sebagainya, Merupakan sarana dan prasarana pendidikan non formal untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang beraneka ragam untuk dapat menciptakan tenaga kerja yang handal dalam  peningkatan produktifitas masyarakat di dunia pendidikan, yang akan menghasilkan tenaga kerja siap pakai yang berkualitas dengan ketersedian fasilitas yang menunjang di BLK itu sendiri, dengan tenaga pengajar yang berpengalaman dengan sertifikasi ke ahlian masing-masing.
Ditinjau dari sarana fisik gedung itu sendiri dari tahun ketahun selalu mendapatkan dana dukungan rutin untuk perawatan fasilitas yang ada. Dengan adanya dana dukungan rutin tersebut dapat memberikan sinar penerang dalam dunia pendidikan non-formal dalam memberantas kefakiran ilmu, bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat madani menuju kehidupan yang lebih baik secara bekesenambungan.
Kamis (10/5), saat media ini konfirmasi dengan Kepala BLK yaitu Dadan Soleh diruang kerjanya, yang mana Dadan dikenal sebagai sapaan akrab dilingkungan sahabat dan kerabatnya. Menilai sarana fisik yang ada di BLK pada tahun ini sangat memuaskan sebahagian Workshop untuk pelatihan sudah direnovasi dengan baik sesuai dengan kebutuhan untuk proses kegiatan pelatihan bagi unsur masyarakat yang ada di Kepulauan Riau umumnya dan Kota Tanjungpinang khususnya. Fase demi fase secara bertahap faktor penunjang fasilitas untuk gedung pelatihan dan kegiatan, secara fisik tetap akan selalu diadakan perenofasian sesuai dengan anggaran rutin dukungan perawatan BLK itu sendiri, ungkapnya.
Citra lapangan kerja yang produktif perlu didukung dengan tersedianya tenaga kerja yang berkualitas tinggi, yaitu tenaga kerja yang kompenten sesuai dengan kebutuhan penggunanya dan produktif, Pengembangan kompetensi tenaga kerja merupakan salah satu momentum dalam rangka meningkatkan daya saing dan produktifitas tenaga kerja.
Disinggung untuk sumber dana rutin dukungan perawatan BLK, Dadan menjawab dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dalam pelaksanaan kegitan untuk dukungan BLK tersebut, Baik untuk perawatan dan pelatihan Dadan dengan optimis mengatakan berjalan dengan baik dan sesuai dengan proses yang ada, dikala di konfirmasi masalah sistem dan mekanismenya, akan kita sesuaikan dengan prosedur, ungkapnya.
Dengan adanya perubahaan-perubahan secara signifikan, semoga BLK benar-benar merupakan gerbang bagi dunia pendidikan nonformal di Provinsi Kepulauan Riau. Masyarakat berharap dengan adanya BLK sebagai Institusi masih tetap mampu menghasilkan keluaran tenaga kerja yang siap pakai dan meningkatakan kualitas pelatihan dari tingkat dasar pada tingkat yang lebih tinggi, Harapan tersebut tergantung kepada implementasi Birokrasi yang ada di BLK serta yang terkait. Kualitas SDM (sumber daya manusia) yang tinggi mempunyai peran yang strategis dalam menghadapi luasnya tantangan dan tuntutan lingkungan yang harus dihadapi masyarakat itu sendiri.
Untuk itu perubahan cara pandang atau Mindset harus difungsikan dalam pemahaman aparat pemerintahan sebagai pelayan masyarakat, bukan sebagai birokrat yang harus dilayani. Mudah-mudahan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepulauan Riau menjadi Lembaga pelatihan berbasis Kompetensi, komentar Dadan Soleh.>>Rais

Related posts