Bandung, (MR)
Benjang merupakan salah satu kesenian khas Bandung. Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak dulu ditengah masyarakat wilayah Bandung Timur.
Benjang sendiri terdiri dari dua unsur, yakni seni dan olahraga, hal itu dijelaskan ketua Persatuan Benjang Indonesia (PBI) Kota Bandung, Deden di rumahnya jl Ujungberung, belum lama ini.
Menurut Deden, saat ini pihaknya terus berupaya
untuk melestarikan seni budaya kebanggan masyarakat Sunda ini, khususnya Kota Bandung. Karena seni budaya ini potensi sekali untuk berkontribusi melengkapi perkembangan wisata kota Bandung yang sangat bergairah, terangnya. Baru baru ini kami menyelenggarakan Pagelaran Benjang Bandung Tahap II, yang diselenggarakan di alun-alun Ujungberung.
Kegiatan ini bertujuan untuk merangsang tiga puluh enam paguron Benjang dalam binaannya dan tersebar di sekitaran Bandung Timur agar mereka tetap eksis berkarya, terangnya.
Sudah dalam program kerjanya tahun depan akan meny elenggarakan dan memperkenalkan dikalangan anak muda pagelaran kesenian ini Roadshow kesetiap 30 kecamatan yang ada di Kota Bandung. Dalam hal ini, pihaknya merasa bersyukur Pemerintah Kota Bandung selalu mendukung setiap kegiatan yang diselenggarannnya, ungkapnya.
Apalagi gedung kesenian yang sekarang dibangun di kelurahan Pasanggrahan Kecamatan Ujungberung telah selesai tahap pembangunannya. Para seniman Bandung, khusu snya seniman Ujungberung ada tempat yang bisa mengekspresikan keahliannya bisa setiap waktu, harapnya.
“Semoga nanatinya gedung kesenian tersebut menjadi tempat kreativitas para seniman Bandung. Dan menjadi agrowisata yang bisa dibanggakan serta menjadi kampong kreativ yang meningkatkan kunjungan wisata kota Bandung, ujarnya.
Disamping itu, Deden berharap dan terus berupaya, seni Benjang ini agar bisa masuk menjadi pelajaran muatan local (Mulok) disetiap sekolah, agar anak-anak muda bisa mengenali dan mempelajarinya. Agar kesenian ini bisa tetap lestari keberadaanya hingga dimasa yang akan datang, harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Herlan JS mengatkan, dalam hal Pelestarian Seni Tradisional terus dilakukan dalam program kerjanya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 05 Tahun 2012, terangnya. “Diharapkan dengan melestarikan seni tradisional bisa memperkaya ragam Budaya yang ada. Dengan tujuan meninglkatkan Pariwisata Kota Bandung”, ujarnya. >>Dodi Sulaeman
