Tapanuli Selatan, MR) – Kecamatan Batang Toru Berduka Sebanyak 16 Orang korban meninggal dunia telah di temukan sampai saat ini, dan telah di evakuasi Tim warga Korban yang belum ditemukan masih dalam Pencarian tertimpah lumpur dan Kayu kayu oleh tim gabungan dari dari beberapa lokasi terjadinya bencana banjir bandang dan longsor yang telah melanda sejumlah kawasan/ wilayah KabupatenTapanuli Selatan Sumatera Utara.Rabu (26 Nov 2025).
Dari keterangan yang di dapatkan awak media dari Kepala Bidang Penanganan Darurat,Peralatan dan Logistik,Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara(SUMUT),Sri Wahyuni Panca wati,diketahui bahwa 16 orang telah dinyatakan menjadi korban meninggal dunia akibat terjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
“Hingga pukul 08.00 WIB pagi ini,kita telah mendapat laporan,bahwa telah di temukan korban bencana banjir dan longsor sebanyak 13 orang yang dinyatakan meninggal dunia,dengan lokasinya tersebar di tujuh kabupaten/kota yang menjadi tempat bencana”.
“Dari belasan korban yang meninggal dunia tersebut,yang terbanyak korbannya ada di dua kabupaten,yaitu,sembilan orang yang meninggal dunia tersebut ada di Kabupaten Tapanuli Selatan,tepatnya enam orang di Kecamatan Batang toru,satu orang di Kecamatan Sipirok,dan satu orang lagi di Kecamatan Angkola Barat”.
“Di Tapanuli Tengah,kita mendapat laporan bahwa telah dilakukan evakuasi tepatnya di Desa Mardame,Kecamatan Sitahuis,Kabupaten Tapanuli Tengah,di mana telah di temukan ada 4 orang yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor yang datangnya tiba tiba dan menyapu seluruh desa sehingga masyarakat banyak yang tidak sempat mencari tempat aman “.katanya.
Banyaknya korban tewas dan luka luka kali ini yang di akibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara,disebabkan oleh tingginya curah hujan yang turun sejak hari Sabtu (22/11) hingga Selasa (25/11),sehingga menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi,yaitu meluapnya sejumlah sungai yang menyebabkan banjir dan tanah longsor dan dengan cepat telah menyapu pemukiman masyarakat terutama yang ada di bantaran kali di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara,yaitu,Tapanuli Tengah,Kota Sibolga,Kab.Mandailingh Natal,Kab.Tapanuli Selatan,Kab.Tapanuli Utara,Kab.Nias Selatan dan Kota Padangsidimpuan.
Bagi masyarakat yang mempuanyai saudara dan saat ini belum dan ingin mengetahui keadaan dan kondisi keluarga mereka di lokasi bencana,kami mencantumkan beberapa nama-nama korban yang luka Impirmasi yang dapat dan saat ini masih dalam penanganan tim tanggap darurat di lapangan:
1.M.Yusuf (41 tahun),Pria,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
2.Rora(4 tahun),Perempuan,Desa Huta Godang,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan .
3.Lenny Hariani(40 tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan .
4.Alwi(9 tahun),Pria,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan .
5.Hanny(17 tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan .
6.Dedi (44),Pria,Desa Huta Godang,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
7.Zakiyah Harahap(11 tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
8.Fikri(13 tahun),Pria,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan
9.Seriana(44 tahun),Perempuan,Desa AekNgadol,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
10.Fauzi Asiaf(25 tahun),Pria,Desa Aek Ngadol,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
11.Dani(29 tahun),Pria,Kelurahan Aer Pining,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
12.Meli Pasaribu(35 tahun),Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
13.Aini Ismi(13 tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
14.Nina Santi (42tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan.
15.Halimatussadiah(73 tahun),Perempuan,Desa Garoga,Kecamatan Batang Toru,kab.Tapanuli Selatan.
16.Dedi(34 tahun),Desa Huta Godang,Kecamatan Batang Toru,Tapanuli Selatan. (A.karo Karo)
