Anggota DPR : Investasi Pertanian Tidak Diurus Pemerintah

Jakarta,(MR)

PEMERINTAH tidak pernah serius dalam pengembangan investasi pertanian dan penambahan lahan pertanian, padahal apabila dilaksanakan akan memberi dampak yang banyak bagi masyarakat Indonesia. “Pemerintah terlalu memfokuskan pengembangan investasi kepada sektor industri dan manufaktur, padahal dengan mendorong investasi pertanian akan menciptakan lapangan kerja yang banyak dan tersedianya pangan secara mandiri,” Demikian disampaikan anggota Komisi IV DPR RI, Rofi Munawarujarnya di Jakarta, Sabtu.

Ia berharap pemerintah tetap mendorong investasi pertanian sebagai salah satu prioritas diantara prioritas sektor yang lain.

Menurut dia, dengan meningkatnya produksi pertanian akan memberikan dampak yang luar biasa dan ketahanan pangan nasional akan terjaga, pendapatan petani akan meningkat, kesempatan kerja di pedesaan semakin luas.

Selain itu, jumlah penduduk miskin di perdesaan akan berkurang, devisa negara akan semakin besar dan PDB sektor pertanian juga terus meningkat. Legislator dari Jatim VII ini menambahkan bahwa Indonesia punya banyak keunggulan dibandingkan negara lain dalam investasi di bidang pertanian. “Sesungguhnya mendorong investasi di sektor pertanian akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan,” ujarnya.

Hal tersebut dikarenakan sektor pertanian menyangkut profesi jutaan orang. Saat daya beli dan penghasilan mereka membaik maka akan membaik juga produksi dan daya beli mereka.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan, selama 2005- 2009 investasi modal dalam negeri naik 23,03 persen, dari Rp30,7 triliun jadi Rp37,8 triliun. Namun, sebanyak 51,4 persen, 75,4 persen investasi itu masuk sektor industri. >> Sahrial Nova

Related posts