Anggaran Pekerjaan Turap Kali Asem Kota Bekasi Tahun Anggaran 2018 disinyalir bermasalah

Bekasi, (MR) – Berjalannya sebuah Pelaksanaan Pekerjaan Berdasarkan perencanaan dan Program Pemerintahan Tidak Lepas dari Pengawasan Pemerintah selaku PA, PPK hingga PPTK yang terimplementasi dengan baik, (20/09/2019).
Namun sangat disayangkan Ketika Pekerjaan yang Menggunakan Anggaran Kompensasi DKI untuk Lanjutan Pembangunan Turap Kali Asem yang dilaksanakan Oleh Kontraktor Pelaksana.
Di kerjakan oleh CV.Naposobulung Berkarya dengan Nilai Anggaran Mencapai  milyaran rupiah yang dilaksanakan,Kurangnya pengawasan pihak dinas Bina Marga dan SDA Kota Bekasi yang Berdampak Kepada Mutu Kualitas Pekerjaan yang rentan dan terkesan Asal Jadi.
Banyak Pihak yang sangat menyayangkan kinerja Kepala Dinas Bina Marga dan SDA kota Bekasi dimana  saat ini Pekerjaan yang Baru berusia satu Tahun sudah Banyak Mengalami Kerusakan.dan disinyalir kuat Tidak sesuai dengan Perencanaan dan RAB.
Sekretaris jenderal Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia (DPN.LSM KAMPAK-RI),Indra Pardede Ketika dikonfirmasi oleh wartawan media rakyat Kamis (19/9/19) dikantornya digrand Galaxi.
Indra Pardede Menjelaskan, kami sudah melakukan Monitoring langsung dilapangan,Dugaan Akan Penyimpangan dari Perencanaan dan Acuan kerja.
Sudah Banyaknya keretakan dan Kerusakan Pada Komponen Konstruksi ditambah lagi U Ditch yang dipasang tidak menggunakan Lantai kerja dan sebagiannya Cetak sendiri menjadi sia sia dan pemborosan Anggaran.
Ini Jelas Tidak sejalan dengan Kaidah Penggunaan Anggaran yang harus ditata kelola secara Efektif,Efisien tepat Guna dan Sasaran.dan Kami Duga Kuat telah Terjadi Konspirasi antara Pihak Kontraktor dan Pihak Dinas selaku Pengguna Anggaran.
Pada Waktu dekat ini akan kami tindak lanjuti dalam Upaya Pelaporan kepada Instansi Penegak Hukum yang Berkompeten.”Tandas Bang Indra sapaan Akrabnya.
kami pun meminta tegas kepada Walikota Bekasi agar memilih Kepala dinas yang profesional,agar memberikan contoh yang baik selaku Pengguna Anggaran Kepada Bawahan secara Struktural organisasi.
Karena Muara Tanggung jawab Keberhasilan Proyek Kontruksi tersebut ada Pada Kinerja Kepemimpinan seorang kepala Dinas( Kadis) Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi.”Tambah Bang Indra.
Hal senada disampaikan Oleh Dedi Rahmadi Dari DPP Grasi(Gema Rakyat Anti Korupsi)
Sangat Diharapkan diPeriode Kedua ini Walikota Bekasi Membawa Perubahan yang Lebih Maju untuk Kota Bekasi.
Berjalannya Birokrasi Pemerintahan yang Bersih dan Transparan dan yang terpenting Benar -benar Berniat Membangun Kota Bekasi.
Walikota dalam Hal ini Bang Pepen, jangan Ragu dan Malu Malu,Kalo Kadisnya Tidak Bisa bekerja dengan Baik,Lebih Baik di Mutasikan saja,ganti sama yang sesuai kompetensinya pada Bidangnya.
Semoga Kota Bekasi Bisa Menjadi Contah Tauladan dan  Edukasi bagi Daerah Lain kedepannya.”Pungkasnya. (Bemo)

Related posts