Aksi Demo Di Dprd Provinsi Sumsel Minta “Usut Dugaan Korupsi Di OI”

masaPalembang, (MR)
Ratusan masa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa OI melakukan aksi damai dihalaman gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (31/8/2015) mereka meminta kepada Penegak Hukum untuk mengusut tuntas Indikasi dugaan Korupsi di Kabupaten Ogan Ilir

“Indralaya, yang belum tersentuh hukum,” teriak pendemo. Sekitar 500 massa dari Aliansi Mahasiswa untuk Keadilan Ogan Ilir mendatangi gedung wakil rakyat mereka menggunakan kendaraan bus kota, dan langsung melakukan aksi damai didepan halaman gedung DPRD Sumsel, Senin (31/8). Koordinator aksi sigit muaimin  meminta kepada wakil rakyat  Pemprov Sumsel dan Penegak hukum untuk mengusut tuntas indikasi dugaan korupsi di Kabupaten Ogan Ilir, saat dipimpin Bupati Mawardi Yahya,” kata Sigit.

Seperti terjadinya dugaan korupsi yang menggurita yang terjadi di Ogan Ilir, dikatakan dalam orasinya oleh koordinator aksi,” Sigit Muhaimin antara lain,  “kasus dugaan korupsi tahun jamak APBD Kabupaten OI tahun 2007-2010 sebesar Rp 324.345.000.000.

Kemudian dugaan korupsi kegiatan belanja modal pada dinas PU Bina Marga Rp 1.721.422.161,48. Lalu dugaan korupsi penimbunan jalan menuju kantor terpadu Pemkab OI Tanjung Senai, dimana dalam pelaksanaan tanah timbunan, hanya menggali tanah di sekitar jalan dan bukan diambil dari tanah jauh dari lokasi menggunakan alat angkutan.

Lalu ada dugaan korupsi pemberian dana hibah dari APBD OI secara terus menerus terhadap pembangunan Yayasan Sriwijaya yang berlokasi di Tanjung Raja,” ungkapnya

Kemudian ada indikasi korupsi pelaksanaan proyek cetak sawah program APBN 2013 senilai Rp 20 milyar yang sampai sekarang belum jelas.

Peserta aksi diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah bersama jajaran anggota DPRD Sumsel lainnya.

“Kami menampung aspirasi yang disampaikan dan akan kami teruskan ke pihak yang berwenang menangani masalah ini,” ujar Chairul S Matdiah. >>Bambang.MD

Related posts