Akibat Pergerakan Tanah Rumah Warga Mekar Mulya Amblas

(HANCUR) Kepala Desa Mekar Mulya Kec.Lemahsugih Eyet Sumiati meninjau dan memeriksa salah satu rumah warganya yang rusak akibat pergerakan tanah diwilayahnya.Majalengka, (MR)
KERUSAKAN parah rumah milik warga akibat pergerakan tanah menimpa oman warga Blok senin Desa Mekar Mulya Kecamatan Lemahsugih, rumah milik oman terlihat kondisinya sangat parah serta amblas akibat pergerakan tanah yang terjadi Rabu malam (23/3) sekitar pukul 20.15 wib dan kejadian tersebut juga terjadi di Blok cikuluwuk dan blok kiararambay, kejadian ini akibat curah hujan yang terus menerus sehingga mengakibatkan tanah di wilayah Desa Mekar Mulya longsor,namun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Dalam hal ini Kepala Desa Mekar Mulya Eyet Sumiati Menyampaikan kepada Media Rakyat Kamis  (24/3) bahwa kejadian ini memang sering terjadi setiap musim hujan Desanya sering dilanda bencana alam, longsor, dan pergerakan tanah, dan di tahun 2016 ini bencana terjadi dibeberapa titik seperti di blok senin,blok Cikuluwuh, dan blok Kiararambay, maka atas kejadian ini mengakibatkan satu unit rumah semi permanen ukuran 8X6 meter milik sdr.Oman (62) rusak parah dan dalam kejadian tersebut oman mengalami kerugian materi 5 juta rupiah.

Kades juga menambahkan, atas pergerakan tanah ini selain menimbulkan retak-retak memanjang dan amblas dibeberapa titik juga ada sekitar 21 rumah warga yang terancam hal serupa, dan masyarakat juga merasa khawatir atas kejadian pergerakan tanah di wilayahnya akan terjadi seperti yang terjadi seperti di Dusun Cigintung Desa Cimuncang Kecamatan Malausma karena kejadianya mirip sekali dengan di Cigintung, apalagi curah hujan saat ini deras sekali,”begitu jelas Eyet.

Disisi lain salah seorang warga setempat Yadi Herdiana mengungkapkan kepada Media Rakyat bahwa warga merasa khawatir atas pergerakan tanah yang mengancam permukiman warga setiap kali hujan turun perasaan warga jadi was-was dan takut kejadianya akan menyerupai di Dusun Cigintung dulu, begitu ungkap warga.  Sementara Camat Lemahsugih Deden Supriatna,S.Pd. M.MPd mengatakan bahwa atas kejadian tersebut Pemerintah Kecamatan Lemahsugih Sejauh ini telah melakukan pemantauan kelapangan dan selalu mengingatkan warga disekitar lokasi rawan longsor agar selalu waspada dan hati-hati ketika hujan deras turun dan apabila ada hal-hal yang mencurigakan sebaiknya warga segera melaporkan dan keluar rumah dan menjauh dari lokasi tersebut. Deden juga menjelaskan bahwa bencana alam ini telah dilaporkan kepada Pemerintahan Kabupaten dengan harapan agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut, begitu pungkasnya.

Di kesempatan lain atas kejadian ini Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiagaan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka Drs.Piping Maarif menuturkan bahwa bencana alam longsor di Majalengka diakibatkan Intensitas hujan yang cukup deras dan ditambah sejumlah wilayah memiliki struktural tanah yang labil,dari hasil kajian Badan Geologi beberapa wilayah di kab.Majalengka memiliki struktural tanah yang labil,ditambah lagi kontruksi lingkungan yang kurang memenuhi standar. Maka dengan kejadian ini apabila kedepan hal serupa terulang kembali,agar para warga berkoordinasi dengan pihak terkait salah satunya menghubungi Call Centre BPBD Kabupaten Majalengka sehingga bencana alam tersebut bisa segera ditangani secara cepat oleh BPBD dan pihak terkait lainya, begitu imbaunya. >>Kris

Related posts