Akibat kabut Asap TK dan PAUD Diliburkan

JAMBI, (MR)

Akibat kondisi udara yang buruk akhirnya Dinas Pendidi-kan (Disdik) Kota Jambi memutuskan untuk meliburkan sebagian kegiatan belajar-mengajar. Untuk sementara ini, menurut Kepala Disdik Kota Jambi, Jumisar, penghentian kegiatan itu hanya untuk Pendi-dikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Namun bila ke depannya kondisi udara semakin memb-uruk, tak menutup kemungki-nan semua aktivitas belajar-mengajar diliburkan. “Mulai besok (Rabu,7/9, red) hingga Sabtu (10/9) PAUD dan TK diliburkan,” ungkap Jumisar ditemui usai paripurna di DPRD Kota Jambi, Rabu (7/9) lalu.

Dia mengatakan, sudah mengirimkan surat pemberita-huan ke semua PAUD dan TK yang ada di Kota Jambi menge-nai pemberitahuan untuk meng-hentikan kegiatan sementara. Menurutnya, bila kondisi sudah normal kegiatan kembali mulai dilaksanakan. “Kalau Senin udara semakin memburuk libur dilanjutkan dan bisa saja semua tingkatan sekolah diliburkan,” tukasnya. Namun dia berpen-dapat saat ini kondisi cuaca sudah mulai sedikit membaik dibandingkan sehari sebelum-nya, dan dia berpendapat ada penurunan Indeks Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi. “Katanya sudah ada penuruan ISPU dari 129 ke 119, mudah-mudahan segera kembali normal,” katanya penuh harap.

Untuk saat ini dia meng-harapkan semua siswa dari SD hingga SMA yang masih melaksanakan kegiatan belajar untuk tidak banyak berada diluar ruangan, menghindari hal yang tak diinginkan. Terkait dengan udara yang kurang sehat tersebut dia mengatakan sudah ada pembagian masker di sejumlah sekolah. Menurutnya, banyak sekali dibutuhkan masker untuk anak sekolah di Kota Jambi, dimana jumlah siswa di Kota Jambi sekitar 120 ribu siswa. Dia berharap ada bantuan masker untuk anak sekolah di Kota Jambi.

Jumisar menyebutkan pihaknya akan terus berkoor-dinasi dengan Badan Lingku-ngan Hidup (BLH) untuk memantau kondisi udara di Kota Jambi, sehingga diketahui apakah kegiatan belajar akan dimulai atau malah sebaliknya libur diperpanjang. Sebagai-mana diketahui sebelumnya, Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar sudah mengeluarkan himbauan ke pihak sekolah untuk meliburkan siswa-siswinya terutama untuk PAUD dan TK karena berbahaya bagi kesehatan anak usia PAUD dan TK. Fachrori juga menghimbau semua siswa yang masih melaksanakan kegiatan belajar untuk menggunakan masker ketika berada di sekolah.

Sementara itu sejumlah orangtua siswa sudah terlebih-dahuku meliburkan anaknya. Dikatakan Azmi, salah seorang orangtua siswa anaknya yang duduk di kelas 1 SD mengaku meliburkan anaknya karena dia berpendapat kondisi udara sudah tak sehat lagi. “Anak saya baru kelas 1 SD, biarlah saya liburkan dulu khawatir dengan kondisi cuaca saat ini,” ucap Azmi. Dia berharap meski-pun anaknya libur duluan, pihak sekolah bisa mengerti dengan kondisi tersebut. (HER)

 

Related posts