Pakar Demografi Univer-sitas Indonesia (UI) Sonny Harry B. Harmadi menjelaskan bahwa program otonomi daerah yang selama ini direalisasikan pemerintah ternyata tak mem-bawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Lantaran mindset investasi di Indonesia adalah bias kota atau hanya menuju kepada kota-kota besar saja dan tidak ke daerah.
“Ya betul, betul (Otonomi daerah belum mampu mensejahterakan daerah itu sendiri), jadi memang salah satu kunci investasi kita memang bias kota jadi sangat kota, jarang investasi itu masuk kedesa. Dan itu menyebabkan tidak banyak ruang pekerjaan di desa,” ucap Sonny seusai diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (10/9).
Oleh karena itu, lanjut Sonny, seharusnya pemerintah menyiasati bagaimana pola investasi itu bisa masuk ke desa dan dapat membangun pertumbungan perekonomian di desa. Dengan begitu dapat membuka lapangan pekerjaan bagai masyarakat di desa. “Mangkanya di daerah itu harus ada inovasi bagaimana mereka bisa membangun desa dan bangga dengan desanya. Dan juga harus membangun pembangunan teknologi pedesaan,” jelasnya.
Dirinya berharap pemerintah kembali menyerukan gerakan kembali ke desa. Gerakan itu harus dilandasi rasional bukan pada idealisme sehingga masyarakat bisa menjawab bahwa mereka bisa membangun desa.(Tedy)

