Kapolda Sumsel Gelar OPSNAL TW I Tahun 2015

KapoldaPalembang, (MR)
Kapolda Sumatera Selatan Irjen.Pol,Iza Fadri belum lama ini memimpin langsung gelar Opsnal triwulan 1 tahun 2015, di ruang Rekonfu Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Sebelum digelar opsnal tersebut oleh Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Iskandar M.Z, SH, M.Hum mengirimkan surat telegram yang intinya bahwa Polda Sumsel akan melaksanakan gelar opsnal TW I dan kesiapan akhir ops mantap praja-2015 (Pilkada serentak 7 Kabupaten), dengan dihadiri masing-masing pejabat utama dan para kasatwil.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Iza Fadri dalam sambutanya untuk analisa evaluasi kamtibmas TW I 2015 jajaran Polda Sumsel sebagai berikut :1. Pencurian pemberatan (Curat) Jumlah Total Perkara (JPT) 1.071 kasus dan Penyelesaian Total Perkara (PTP) 373 kasus; 2. Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) Jumlah Total Perkara (JPT) 472 kasus dan Penyelesaian Total Perkara (PTP) 67 kasus; 3. Pencurian dengan kekerasan (Curas) Jumlah Total Perkara (JPT) 397 kasus dan Penyelesaian Total Perkara (PTP) 94 kasus; 4. Narkotika Jumlah Total Perkara (JPT) 313 kasus dan Penyelesaian Total Perkara (PTP) 285 kasus; 5. Judi Jumlah Total Perkara (JPT) 20 kasus dan Penyelesaian Total Perkara (PTP) 17 kasus.

Angka kasus-kasus menonjol agar melakukan upaya maksimal sehingga dapat turun dan meningkatkan penyelesaian perkara (Crime clearence) tiap-tipa polres minimal 60%, dan kasus didiminasi oleh kejahatan konvensioanl berupa 3 C (Curas, Curat dan Curanmor) dan kejahatan Transnasional yang didominasi oleh kejahatan Narkoba,

Diharapkan dengan gelar opsnal dijadikan sebagai analisa, evaluasi dan pengalaman sehingga dapat memberikan gambaran nyata terhadap permasalahan yang ada di lapangan baik dalam bentuk upaya berupa preventif, ataupun upaya penegakan hukum/ refresif, dan memerintahkan kepada masing-masing fungsi dan jajaran polres untuk melakukan upaya maksimal dalam rangka penindakan kasus-kasus prioritas/ atensi pimpinan seperti kasus 3 C, Illegal Tapping, kasus narkoba, korupsi, dalam rangka penanggulangan tindak pidana narkoba di wilayah sumsel diperlukan langkah-langkah secara intensif dan komprehensif termasuk pengawasan melekat terhadap seluruh anggota Polri sehingga tidak ada keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkotika serta memberikan tindakan tegas kepada anggota yang melakukan melanggar hukum.

Lebih lanjut dikatan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Iza Fadri pada tahun 2015 akan dilaksanakan Pemilukada serentak di 7 kabupaten yang meliputi Kab. Ogan Ilir, Kab. OKU, Kab. OKU Selatan, Kab. OKU Timur, Kab. Pali, Kab. Muratara dan Kab. Mura, dan kepada Polres yang melaksanakan pengamanan Pilkada Kapolda Sumsel memerintahkan, agar disiapkan secara dini termasuk renpam dan apabila terdapat kekurangan kekuatan yang perlu mendapat back up dari Polda agar masing-masing satwil untuk segera meminta pertambahan kekuatan pengamanan, agar melakukan mapping daerah rawan, antisipasi penuh dan koordinasi dengan lintas sektoral terkait karena sangat dimungkinkan terjadi konflik terutama kabupaten baru seperti kab. Muratara dan Kab. Pali. Dan laksanakan kegiatan bersama dengan stake holder (TNI, PEMDA dan SKPD) dalam rangka membangun dan menciptakan situasi kondusif di wilayah masing-masing menjelang pelaksanaan Pilkada serta melibatkan partisipasi tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat dalam rangka membantu pelaksanaan Pilkada di wilayahnya”tegasnya

Kapolda Sumsel Irje Pol Prof. Dr. Iza Fadri diharapkan kepada seluruh personel untuk dapat memelihara disiplin dan menjaga teguh netralitas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas pengamanan serta meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dengan selalu pro aktif melakukan tindakan kepolisian. Dan kepada masing-masing Polres untuk memetakan potensi konflik yang ada di wilayahnya serta melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir konflik dengan melibatkan dan mengedepankan Pemda dan SKPD terkait sehingga permasalahan tersebut tidak muncul ke permukaan dan menjadi konflik sosial.

Dan pada tahun 2015 dilaksanakan quick wins program lanjutan renstra Polda Sumsel yang meliputi; 1.Penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila; 2.Penanggulangan Terorisme; 3.Aksi nasional pembersihan preman dan premnisme,4,pembentukan dan pengefektifan satgas ops polri kontra radikal dan radikalisasi (khusus ISIS); 5. Pemberlakukan rekrutmen terbuka untuk jabatan dilingkungan Polri; 6. Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik; 7. Pembentukan Tim Internal anti korupsi melibatkan unsur publik dan KPK; 8. Crash program pelayanan masyarakat pelayanan bersih dari percaloan.

Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Sukisto tentang penilaian kinerja satuan wilayah tahun 2014, dilanjut oleh Karo Ops Polda Sumsel Kombes Drs. Iskandar MZ tentang situasi kamtibmas TW I dan tahun 2015 kesiapan akhir ops mantap praja-2015 (Pilihan Kepala Daerah serentak 7 Kabupaten) dilanjutkan oleh Dir Intelkam Kombes Pol Drs. Budi Dermawan tentang situasi kamtibmas dan situasi politik jelang Pilkada serentak di 7 Kabupaten.

Dilanjut oleh Kabid keuangan Polda Sumsel Kombes Pol Zotlisman, SsstMK tentang Pedoman dalam pelaksanaan pembuatan perwabku ops mantab praja 2015, dan terakhir paparan masing masing Kapolres Ogan Kemering Ulu (OKU) AKBP Dover Christian, SIK, MH, Kapolres Musi Rawas (Mura) AKBP Nurhadi Handayani, SH, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto, SIK, dilanjutkan Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Denny Yonoputro, SIK, Kapolres Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) AKBP Saud P. Sinaga, SIK dan dilanjut oleh Kapolres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) AKBP Herwansyah Saidi, SIK tentang persiapan akhir Pilkada serentak. Dan ditutup oleh Wakapolda Brigjen Pol Drs. Syaiful Zachri, MM. >>Bang

Related posts