Kawasan Santa Segera di Bangun

Sukabumi, (MR)
Tertunda sekitar 9 bulan setelah mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pengembangan Taman Rekreasi Air Panas Santa di Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi akhirnya dimulai. Dimulai pembangunan kawasan yang berdampingan dengan Terminal Bus tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of  Understanding (MoU) oleh Walikota Sukabumi, HM Muraz dan Durektur PT Prima Megah Olimpindo (PT. PMO), Meldi Gandri Ali di Balaikota Sukabumi, Selasa (21/4).

Pengelolaan  dilakukan oleh pihak ketiga dengan pola guna serah atau Build Operate Transfer (BOT) dalam jangka waktu selama 25 tahun.

Wali Kota Sukabumi, HM. Muraz  mengatakan, terkendalanya proses rencana pengembangan objek wisata Santa karena  belum dibangunnya jalan lingkar selatan segmen III Baros-Selakaso. Pihak pengembang menyanggupi pembangunannya jika telah ada kepastian pembangunan jalan akses menuju kawasan tersebut oleh  Pemprov Jawa Barat. “Memang ada komitmen sebelumnya. Kalau  sudah ada kepastian dimulainya pengerjaan jalan lingkar selatan, pengembangan objek wisata Santa pun segera dimulai. Agak molor karena terjadinya gagal lelang pembangunan jalan lingkar,”ujarnya.

Dijelaskan, nilai investasi  pengembangan objek wisata Santa mencapai Rp90 milyar. Pembangunan pengembangannya  ditargetkan  selesai dalam waktu dua tahun. Dalam jangka waktu enam bulan setelah penandatanganan nota kesepahaman, pihak investor harus mulai melakukan pembangunan. “ Kalau pihak pengembang  wanprestasi, maka uang jaminan sebesar Rp5 milyar yang telah disetorkan akan menjadi milik Pemkot Sukabumi,” terangnya.

Selain pengembangan objek wisata Santa, pihak investor juga mengerjakan pembangunan Bukit Santa, guest house dikawasan tesrebut,  serta pembangunan pusat pertokoan di lingkungan  terminal tipe A.

Muraz berharap, dengan nanti selesainya pembangunan taman rekreasi Santa, kunjungan wisatawan ke  Kota Sukabumi semakin meningkat. Apalagi kawasan itu dijadikan kawasan andalan di daerah tersebut. “Kalau kunjungan wisatawan meningkat, tentu berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi,” katanya.

Sementara Meldi Gandri Ali mengatakan, kepastian  pembangunan jalan lingkar manjadi akses bagi pengunjung dari luar daerah, selain sebagi penunjang bagi kawasan wisata itu. “Kalau pembangunan jalan lingkar selatan segera dikerjakan akan Parallel dengan pembangunan kawasan wiasata Santa,”kata dia.

Meldi menyatakan siap memulai pelaksnaan  pembangunan, dan pengerjaannya paling lama dua tahun. Pihaknya akan mengelola selama 25 tahun sesuai dengan kontrak kerja sama. “Setelah penandatanganan MoU, kami segera  mengurus perijinannya. Dia berharap, tidak ada kendala dalam pengurusan perijinan agar pengerjaannya bisa segera dimulai. Di kawasan Santa juga dibangun water boom dan super mall. >>Lelly

Related posts