Rumah Kuno Yang Tersisa Menyimpan Banyak Kisah Yang Hilang

Ciamis, (MR)
Sebagai tempat berlindung dari mulai dahulu hingga saat ini baik itu orang menengah keatas ataupun menengah ke bawah sangat membutuhkan rumah sebagai alat perlindungan, dalam hal tersebut masih ada rumah kuno yang masih tersisa, salah satu dari sekian rumah kuno yang tersisa ada di desa Cimari Kecamatan Cikoneng yang masih berdiri walaupun sudah mulai banyak kerusakan karena dimakan usia, menurut Bapak Memed sidik selaku cucu dari pemilik rumah tersebut mengatakan bahwa rumah itu dibangun pada tahun 1919 oleh H. Mahdi dan H. Juhanah selaku istri

Kedua pemilik rumah kuno tersebut adalah asli keturunan dari Desa Cimari dan sampai saat ini dimiliki keluarganya, Memed menerangkan pada masa Belanda kedua setelah Merdeka sekitar tahun 1948 sampai dengan 1949 rumah tersebut diduduki oleh Tentara Belanda sebagai markas karena merupakan satu-satunya rumah bertembok, pada masa itu H. Mahdi beserta istri dalam keadaan sakit lumpuh kalau sekarang mungkin dalam kondisi stook parah lalu Belanda menitipkan H. Mahdi pada ibunya sendiri.

Di saat rumah tersebut dikuasai Belanda rumah di sekitarnya habis dibakar karena dianggap menghalangi pandangan markas tersebut jikalau datang penyerangan dari pihak pejuang kemerdekaan, H. Mahdi serta H. Juhanah merupakan orang yang sukses di bidang perdagangan dintaranya Tembakau dan Batik, Memed Sidik mengatakan bahwa dirinya menyayangkan bahwa seluruh perabotan di dalamnya sudah habis dikarnakan kurangnya pengetahuan akan barang antik yang bernilai tinggi dalam sejarah serta kisahnya. >>Fathul Mu’in

Related posts