Dinas Bina Marga Jangan Tutup Mata Jalan Raya Anjatan-Lempuyang Amburadul

AnjatanIndramayu, (MR)
JALAN Raya Anjatan-Lempuyang sepanjang 5 Km amburadul, pasalnya sejak lama tak kunjung diperbaiki, sampai kekesalan masyarakat menanam puluhan pohon pisang dijalan itu sudah 3 kali. Namun ironisnya Dinas Bina Marga terkesan tutup mata, belum memperbaiki jalan tersebut sehingga menghambat transportasi masyarakat di Wilayah Kabupaten Indramayu Barat, yang setiap harinya melewati jalan itu untuk aktivitas disektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Menurut Nonot, (45), yang berprofesi selaku supir dan bertempat tinggal di Desa Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat mengatakan, begitu keluar dari rumah langsung melihat pemandangan yang tidak enak, pasalnya disuguhi pemandangan jalan rusak alias amburadul. “ Kami mohon perhatian Dinas Bina Marga Indramayu, segera melaksanakan program rehabilitasi peningkatan Jalan Raya Anjatan-Lempuyang tersebut, mengingat ruas jalan itu sudah tahunan belum diperbaiki, “ katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Abdullah, (45) seorang Warga Desa Anjatan Baru Kecamatan, dia menyesalkan akibat rusaknya jalan tersebut membawa kerugian yang sangat besar bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor, pasalnya kendaraan sering ganti seperpat dan sering mogok, sampai kapan lagi jalan ini diperbaiki dan sampai kapan lagi jalan menjadi bagusnya. Padahal, ruas Jalan Raya Anjatan-Lempuyang, merupakan akses jalan sentral kegiatan transportasi di Wilayah Kabupaten Indramayu Barat, terangnya.

Begitupun dengan Rasmita (51), Warga Desa Anjatan Baru,  yang rumahnya dipinggir jalan mengeluhkan, kalau musim panas jalan ini menjadikan lautan debu yang beterbangan dan kalau musim penghujan ruas jalan ini menjadi lautan lumpur, yang bisa menjadi penyebab sumber penyakit, bukan hanya itu sudah banyak korban kecelakaan lalu-lintas yang mengakibatkan korban jiwa, apakah kita menunggu korban lebih banyak lagi tanya Rasmita kepala MR.

Berkaitan dengan kondisi kerusakan Jalan Raya Anjatan-Lempuyang tersebut, masyarakat di Kecamatan Anjatan, Patrol, Sukra, Haurgeulis, Gantar, Bongas dan Gabuswetan, berharapkan semoga pihak Pemerintah memperhatikan dan segera memperbaiki kondisi jalan yang sudah amburadul, walaupun jalan ini katanya sudah jalan propinsi, namun siapa yang harus tanggung jawab tanya mereka kepada MR baru-baru ini. >>Abdullah

Related posts