APH DIMINTA PERIKSA PROYEK JALAN SP. KRISIK (WADO) BATAS SUMEDANG GARUT.PROYEK SEUMUR JAGUNG SUDAH TERJADI TAMBAL SULAM

Jabar, MR – Proyek pengaspalan jalan dan irigasi jalan sp. Krisik (wado) Bts sumedang -Garut yang beranggaran Sangat fantastis dengan nominal anggaran Rp. 20.100.464.716.00.nomor kontrak : 183/PUR.08.01/SP/PPK-3/UPTD-PJJWP-IV.PENYEDIA JASA : PT.NIDYA KARYA PUTRI.ANGGARAN APBD Provinsi Tahun anggaran 2025.banyak kejanggalan yang kita lihat dilapangan.

Mengacu peraturan presiden(perpres) no.12 tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.penyedia barang dan jasa wajib mematuhi asas transpansi,namun hasil investigasi di lapangan menemukan Pt.nidya karya putri memasok hotmix dari Pt.trie mukty pertama putra,yang tidak di sebutkan dalam kontrak sebagai penyedia material.walaupun Pt.nidya karya putri dan trIe mukty pertama putra di bawah naunangan yang sama(satu grup)

Besarnya anggaran proyek tidak sesuai dengan spesifikasi, Banyaknya temuan kami dilapangan seperti aspal yang sudah banyak berlubang, aspal banyak yang mengelupas,pekerjaan drainase banyak retak dan pecah, persoalannya proyek baru beberapa bulan berjalan.

Temuan ini menimbulkan dugaan kuat Indikasi korupsi baik pada kualitas, material maupun pegawasan dari Dinas bina marga dan tata ruang khususnya UPTD PJJWP IV selama perkerjaan berjalan.

Kami selaku media meminta Badan pemeriksa keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum ((APH) untuk turun langsung kelapagan pekerjan proyek yang di kerjakan oleh PT. NIDYA KARYA PUTRI. (LEONARDO SILABAN) (BERSAMBUNG)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.