Gerbang Kampung Acuan Pengentasan Daerah Miskin 2013

Denpasar,(MR)

PEMERINTAH akan mengaplikasikan Program Nasional Terpadu Gerakan Pembangunan (Pandu Gerbang) Kampung di sejumlah daerah pada 2013 nanti. Demikian dikatakan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono.

“Pengentasan kemiskinan di daerah tertinggal lebih cepat dengan program yang menyinergikan sejumlah program kementerian dan lembaga di pusat dan daerah,” kata Agung Laksono di Desa Nongan, Kabupaten Karangasem, Bali, Senin kemarin

Agung datang di Bali untuk meluncurkan program Pandu Gerbang Kampung yakni model koordinasi pengentasan kemiskinan di daerah tertinggal dengan menyinergikan program-program kementerian/lembaga pusat dan daerah serta swasta.

Untuk tahun ini program itu dicanangkan di 13 desa tertinggal. Pemilihan lokasi program berdasarkan seleksi dari proposal yang diajukan dari 25 bupati yang diajukan ke Menko Kesra.

Terkait peluncuran program di Desa Nongan, Menko Kesra mengatakan, bersumber dari dana APBN diberikan bantuan pendirian TK Pedesaan, air baku pedesaaan senilai Rp480 juta dari Kementerian Pekerjaan Umum, dan Progam Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) berupa pelatihan pembuatan kue dan pembangunan jalan beton.

Bantuan lain yang sedang proses adalah rehab rumah sebanyak 20 unit dari Kementerian Sosial sebesar Rp10 juta per unit. Selain itu dari Kementerian Perumahan Rakyat diberikan dana stimulan pembangunan perumahan swadaya sebanyak Rp6 juta per unit bagi 39 unit rumah dan bantuan senilai Rp20 juta bagi Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Menko Kesra menegaskan, bantuan dari pemerintah sejatinya hanya bersifat merangsang (stimulan) agar daerah/swasta terpacu untuk mengentaskan kemiskinan di wilayahnya sendiri.

“Program ini memang hanya langkah awal dari cetak biru koordinasi dan sinergi pembangunan yang dilakukan secara terpadu. Pada 2013 nanti pengentasan daerah tertinggal bisa meniru model ini.”

Menanggapi hal itu Bupati Karangasem I Wayan Geredeg berkomentar, pihaknya telah mendukung program itu dengan mengalokasikan dana APBD. Dia menambahkan, kabupaten telah memberikan bantuan 16 ribu tanaman bibit albesia, 5.000 bibit mahoni dan 1.000 bibit kelapa ganjah ke Desa Nongan.

Kabupaten juga memberikan bantuan buku perpustakaan sebanyak 100 judul dan pelatihan pembuatan minyak kelapa murni. Lebih jauh Bupati mengatakan, Kabupaten Karangasem merupakan satu diantara 199 kabupaten/kota tertinggal di Indonesia. Namun pada 2010 lalu, wilayah ini telah dinyatakan lepas dari status “daerah tertinggal”.

Ini dibuktikan dengan turunnya angka kemiskinan dari 42.826 rumah tangga miskin (RTM) (2007) dan kini tinggal 17.000 RTM. Kendati kemiskinan menurun, hingga 2013, wilayah kabupaten ini masih masuk fase pemantauan dan pembinaan. Lantaran itu, Bupati meminta agar bantuan dari pusat dan provinsi agar jangan dilepaskan terlebih dahulu. >> Putu Artha

Related posts