Tunggu Agen Asuransi Datang Tunda Evakuasi, Kapal Tenggelam

Anambas,(MR)
KAPAL Soup and Pipes tourist dari Batam pada 6 September lalu tenggelam di dekat pulau Linggaik Anambas dan hingga kini belum di evakuasi. Kapal yang di Nahkodai Michel Ortin warga negara prancis dengan membawa tiga penumpang  masing-masing Francoise Rochon warga negara Perancis, Patric Cirodde warga negara Perancis dan Christine Dag Um warga negara Philipina.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tarempa melalui pasopsnya Kapten Laut (P) Agung N.Kusumaji, mengatakan, Michel pemilik yang sekaligus Nahkoda kapal tidak mau kapalnya di evakuasi karena ia akan menunggu agen asuransi dari singapura yang akan datang untuk menengoknya dulu. Setelah itu katanya, baru pemilik kapal memperbolehkan AL untuk mengevakuasi kapal tersebut. “Pada waktu itu kapal kita tinggal karena pemiliknya tidak bersedia kalau kapalnya dievakuasi. Hingga saat ini masih disana sambil menunggu asuransi dari singapura datang,” katanya.
Awalnya, kata Agung, Kapal berangkat dari Nongsa Poin Marina Batam menuju Anambas tepatnya di Pulau Bawah pada akhir Agustus lalu. Setelah beberapa hari di Pulau Bawah, pada tanggal 5 September pulang ke Batam lagi. Namun kata Agung, setelah beberapa jam dalam perjalanan ke Batam, tiba-tiba angin ribut datang, kemudian mereka memutuskan untuk kembali lagi ke Tarempa dulu.”Pada 6 September pagi hari tepatnya pukul 06.30 WIB didekat pulau Linggaik, kapal tersebut menabrak karang dan kandas. Saat kandas tersebut keel atau kemudi kapal menancap didasar laut karena saat itu air surut. Saat kandas, air laut sedang surut, setelah air pasang kapal sudah tenggelam,” terangnya.
Kemudian nahkoda kapal lapor kepada manajer Nongsa Poin Marina bahwasanya kapal yang dibawanya kandas. Kemudian Manajer Nongsa Poin menghubungi Lanal Tarempa. Setelah melaporkan hal itu kepada manajer Nongsa Poin Marina, mereka ikut nelayan ke Tarempa dan menginap beberapa hari di Tarempa.
Mendengar adanya laporan tersebut kata Agung, Dan Lanal langsung mengutus beberapa anggota datangi TKP untuk mengetahui keberadaannya. Tepat pukul 11.30 WIB kalbaruk tiba di TKP. “Saat di TKP, Anggota berusaha mengevakuasi kapal dengan menarik kapal yatch tersebut, namun kapal tidak bergeser dari tempatnya karena kemudinya menancap dalam di dasar laut,” katanya.
Lanjutnya, saat pagi hingga siang hari kapal tersebut belum tenggelam karena air masih surut. Namun setelah sore tiba, dan air laut mulai pasang, sedikit demi sedikit mulai menutupi kapal. Sebelum kapal tenggelam kapal berulang kali diombangambing ombak dan berkali kali membentur karang sehingga mengalami kebocoran di bagian lambung kapal karena posisinya tertopang kemudi sehingga saat ombak datang terdorong keluar dan saat ombak ke dalam terdorong kedalam.
Anehnya Michel pemilik kapal tetap tidak bersedia jika kapalnya di evakuasi oleh angkatan laut dengan alasan masih menunggu agen asuransi dari singapura datang dan menyaksikan bangkai kapal yang sudah tenggelam. Karena tidak bersedia di evakuasi, maka terpaksa lanal meninggalkan kapal tersebut.
Sementara wakil kepala sahbandar Tarempa Darlis, belum bersedia memberikan komentar lebih banyak. “Perkembangan terakhir kita sudah melaporkan kejadian ini kepada sahbandar pusat dan masih menunggu instruksi dari pusat,” katanya.>> cr16

Related posts