Terkait Percepatan Eksplorasi Dan Masalah CD, CSR Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Natuna Lakukan Pertemuan dengan KKKS

Natuna, (MR)    
BUPATI Natuna Ilyas Sabli, Wakil Bupati Natuna Imalko Ismail dan Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra,bersama Ketua Ormas BP Migas Natuna,M. Nazir  didampingi Ketua PP , Wan Harris Munandar selama tiga hari, melakukan kunjungan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk bertemu Kontraktor Kontrak Kerja Sama KKKS (perusahaan minyak dan gas (migas) yang beroperasi diperairan Kabupaten Natuna, Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP MIGAS) Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan PT.Sarana Citranusa Kabil.
Dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Natuna, Asisten III Ir Basri, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Ilham Kauli dan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Helmi Wahyuda. Unsur Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Natuna, Kepala Kepolisian Resort Natuna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Febri Wachidin, Komandan Pangkalan TNI AU Ranai  Letnan Kolonel Tri Bowo Setyo Cahyono, Komandan Pangkalan TNI AL Ranai Kolonel Suhartono dan Kepala Kejaksaan Negeri Ranai Arief Mulyawan. Unsur SKPD Provinsi Kepulauan Riau, diwakili Sekretaris Distamben Muhamad Darwin.
Dalam  angenda  pertama, Pemkab Natuna mengadakan pertemuan dengan KKKS Mitra Energi Limited di ruang rapat Hotel Novotel Batam beralamat di Jalan Duyung, Sei Jodoh, Nagoya, Jumat siang 6 Juli. Pertemuan membahas tentang sosialisasi pelaksanaan eksplorasi (pencarian) ladang migas North East Natuna. Operator ladang migas berada di perbatasan Negara Vietnam itu, Titan Resources (Natuna) Indonesia Limited (TRNIL). Kepemilikan saham di Nort East Natuna, TRNIL 90 persen, PT Binatek Reksa Natuna 10 persen.Serta Penyaluran dana CD dan CSR untuk Natuna.
Dalam pertemuan, Pemkab Natuna berharap, setelah KKKS Mitra Energi Limited eksplorasi dan menemukan ladang migas, untuk segera mengekploitasi (berproduksi). “Kita juga minta home base dibangun di Natuna,” kata Bupati Natuna Ilyas Sabli, diamini Ketua DPRD Natuna Hadi Chandra  serta seluruh rombongan dari Natuna. Setelah terjadi perdebatan yang a lot, maka diambil kesepakatan. “Empat poin ini merupakan hasil pertemuan yang kita gelar melalui rapat koordinasi dan harapan bagi Natuna yang selama tidak memperoleh dana CSR,” ungkap Bupati Natuna, Ilyas Sabli.
Keempat poin tersebut, yakni ; Pertama. Pembentukan komite pengembangan masyarakat dengan surat keputusan bupati Natuna. Kedua. Selama produksi berjalan para pihak menjalin kemitraan dan setiap tahun secara berkala dan bersama-sama melakukan pembahasan serta perumusan program CD/CSR bagi pembangunan daerah Kabupaten Natuna. Ketiga. Program CD/CSR oleh KKKS produksi akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Natuna dimulai pada tahun 2013. Keempat. BP Migas dan KKKS melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Natuna dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program CD/CSR secara berkala 2 (dua) dalam setahun, paparnya. >> Roy

Related posts