Dana BSM Diduga Disunat Para Guru

Bekasi,(MR)
PADA bulan lalu di wilayah Muara Gembong Bekasi Jawa Barat. Para siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) yang kategori murid kurang mampu mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp.360.000/ Siswa. Di Desa Pantai Bahagia yang mendapatkan dana bantuan siswa miskin (BSM) yaitu SDN Pantai Bahagia 02 Blukbuk, SDN Pantai Bahagia 03 Muara Pecah dan SDN Pantai Bahagia 04 Kampung Beting Jaya.
Penyerahan sekaligus Penerima bantuan BSM itu diselenggarakan di Aula kecamatan Muara Gembong setiap murid dari berbagai sekolah tersebut di kumpulkan oleh masing-masing guru, setiap murid di beri bantuan sebesar Rp.360.000/ siswa, namun di tengah perjalanan pulang amplop dari semua murid yang menerima bantuan di pinta oleh masing-masing guru alasannya untuk ongkos perjalanan sebesar Rp.10.000/ siswa, setelah itu amplop dari semua murid tidak di kembalikan, 2 (dua) hari kemudian di SDN Pantai Bahagia 02 Blukbuk semua murid yang mendapat bantuan di kumpulkan bukan uang yang mereka terima para siswa tersebut di beri celana, baju dan sepatu untuk sekolah tidak di beri uang sepeserpun.
Lain halnya dengan SDN Pantai Bahagia 03 Muara Pecah, murid yang menerima bantuan hanya di beri uang sebesar Rp.250.000 dari uang BSM Rp.360.000,-
Beda lagi dengan SDN Pantai Bahagia 04 Kampung Beting Jaya sekolah yang di kepalai oleh Jamaludin S.Pd saat di konfirmasi wartawan Media Rakyat mengatakan “di sekolah ini yang mendapat BSM tidak semua, jadi orang tua dari murid yang tidak mendapatkan BSM merasa iri dan menuntut meminta agar di samaratakan sehingga sekolah memutuskan membeli alat kepentingan sekolah,” >> Warsian / Nata Wijaya

Related posts