Kenaikan Gaji Belum Pasti, Pemerintah Buka Lowongan 60 Ribu PNS

Jakarta (MR)
Rencana penaikan gaji pegawai negri sipil (PNS) sebesar 7% pada 2013 belum pasti dilakukan,
Rencana tersebut dapat berubah seiring dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN) 2013 dengan DPR. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Herry Purnomo di Jakarta, Senin (21/5) kemarin.
Ia melanjutkan bahwa penaikan  tersebut mengikuti besaran angka inflasi setiap tahun. “Itu akan menjadi subjek pembicaraan di DPR nanti,” ungkapnya.
Sebelumnya dalam penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2013 kepada DPR, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan gaji PNS dan anggota TNI/Polri akan naik 7% pada tahun depan. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengatan kualitas belanja.
BUKA LOWONGAN 60 RIBU
Moratorium penerimaan pegawai negeri sipil terus berlanjut sampai 2013. Namun, ternyata pemerintah membuka keran penerimaan 60 ribu PNS baru tahun ini dengan alasan mengganti PNS yang sudah pensiun. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mendukung langkah yang akan dilakukan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar tersebut.
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, publik jangan salah menafsirkan moratorium penerimaan PNS bahwa pemerintah sama sekali menutup. Menurutnya, pengangkatan PNS tetap dimungkinkan bilamana suatu keterbutuhan dari institusi, utamanya di daerah terhadap tenaga kerja baru. Apalagi itu untuk mensubstitusi atau menggantikan tenaga kerja yang sebelumnya memang sudah pensiun atau tidak lagi aktif. “Semangat moratorium ini sebetulnya bukan anti pengangkatan PNS baru. Ini yang keliru. Konteksnya demikian.” tuturnya.  >> Ediatmo

Related posts