Upss…DI PEMALANG ADA PROYEK BONGKAR PASANG ??

PEMALANG JATENG, [MR] – Pekerjaan proyek yang dilaksanakan di sungai, yang berlokasi di Dusun Pamulian Desa Warungpring Kecamatan Warungpring menyisakan tanda tanya besar. Proyek yang sudah berjalan diperkirakan kurang lebihnya sekitar beberapa minggu atau mungkin hampir satu bulan tersebut, belum diketahui secara gamblang definisi dan detailnya. Disebut-sebut proyek yang dimaksud adalah “Proyek Bongkar Pasang”.
Jika diteliti lagi, proyek tersebut banyak sekali kejanggalannya. Mulai dari materialnya, seperti batu dan pasir yang menurut keterangan para pekerja, diduga menggunakan material bekas dan diambil dari lingkungan sekitar proyek, serta semen yang diperkirakan menggunakan merk Bima. “Saya kerja, saya hanya ikut kerja, ini lagi istirahat”. Ujar Gorro sambil tertawa, saat dikonfirmasi yang sedang istirahat.
Disisi lain awak media mencoba menggali informasi lebih dalam dan bertanya kepada Rokhim rekan Gorro. Namun, tidak begitu banyak informasi yang didapatkan, bahkan Rohim saat ditanya soal pondasi pada pekerjaan tersebut, dia mengaku dan menjelaskan bahwa pondasinya sedalam 40 cm [empat puluh sentimeter].
Namun demikian, ada kejanggalan pada perkerjaan yang diduga sebenarnya tidak dikerjakan pondasinya. “Kalau masuk disitu [sambil menunjuk pekerjaan pondasi] tinggal dicek saja 40 cm itu,” Ungkap Rohim, dengan logat jawa yang kental, saat dikonfirmasi ditepi sungai, yang jaraknya agak jauh dari Gorro.
Kemudian awak media, mencoba konfirmasi kembali kepada Gorro, menanyakan perihal material batu dan pasir, kenapa terindikasi menggunakan batu bekas dan pasir sungai setempat yang kualitasnya kurang bagus. “Itu kan memang bongkar pasang, jadi ya pakai batu sini,” Paparnya lagi, saat masih istirahat. Kemudian, masih menurut para pekerja, bahwa yang baru itu adalah hanya material semen. Artinya, kemungkinan besar dapat diartikan dan diduga, material yang beli hanya item semen merk Bima tersebut.
Dilain pihak, saat tim media mencoba konfirmasi dengan pihak DPU TR [Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang] Kabupaten Pemalang. Soleh selaku Plt Kepala Dinas dan Heri Firmantyo Sekretaris Dinas belum bisa ditemui. Namun demikian, sebelumnya awak media berhasil menemui Abdul Mu’is yang sedang berada di kantor UPJI [Unit Pengelola Jalan dan Irigasi] wilayah III.
Mu’is menjelaskan terkait tupoksi [Tugas Pokok dan Fungsi] dari UPJI setempat. “Kami menyajikan data-data untuk perencanaan dari semua bidang, kalau dipakai, kami hanya mengajukan data, kalau eksekusi ada ditingkat bidangnya,” Paparnya dengan nada santun dan sabar menjelaskan kepada wartawan.
Lebih lanjut, Mu’is menjelaskan, untuk kewenangan semua ada di pusat [DPU TR]. Untuk UPJI wilayah, sepertinya hanya menunggu perintah dari pusat. Hingga berita ini dinaikkan, masih belum ada keterangan dan klarifikasi resmi dari pihak DPU TR atau pihak pemborong selaku pelaksana proyek tersebut, terkait proyek “Bongkar Pasang”. [SatriyoAdie\Iwan]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.