Pemalang Jateng, (MR) – Dalam rangka kunker (kunjungan kerja) bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo, ST,. MSi dan wakilnya Mansur Hidayat, ST, beserta jajaran dinas terkait, yang bertujuan untuk monitoring semua kegiatan di wilayah kerjanya, sabtu (6/3/2021). Diawali dari wilayah pantura, hingga berlanjut naik ke wilayah punggung (selatan) dan beberapa tempat ditinjau satu persatu oleh Bupati beserta rombongan. Banyaknya tempat yang dikunjungi,kehadiran Bupati beserta rombongan dipasar induk randudongkal sempat molor beberapa jam lamanya. Diagendakan jam 10.30 wib sedianya acara sudah berlangsung, namun hingga menjelang waktu ashar, bupati beserta rombongan serta dari dinas terkait baru tiba di lokasi.Tanpa istirahat, orang nomor 1 di Pemalang beserta rombongan langsung meninjau pasar yang notabene termegah di Kabupaten Pemalang, yang peresmiannya dilaksanakan oleh bupati sebelumnya pada waktu yang lalu (10/2/2021).
Bupati Agung Mukti Wibowo,ST,. MSi, berharap agar pihak pengelola harus bisa mengatur pasar sebaik-baiknya dan maksimalkan fungsinya untuk kemakmuran masyarakat luas dan secepatnya grand opening.
Menyikapi pernyataan yang disampaikan bupati, jelang keberangkatan rombongan tersebut melakukan kunjungan berikutnya, yakni ke Desa Mendelem Kecamatan Belik, wisata Igir kandang Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari, serta beberapa tempat di kecamatan Moga, hingga akan berakhir kembali ke wilayah Kecamatan Randudongkal, tepatnya di balai perikanan.
Kadiskoperindag (Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Pemalang, Drs.Hepi Priyanto menyampaikan kepada wartawan, bahwa targetnya adalah pada awal Ramadhan yang akan datang sudah bisa grand opening. “Targetnya awal ramadhan, karena untuk saat ini pasar masih dalam proses penataan akhir (finishing)”. Ungkapnya.
Acara dihadiri Forkompimca, Kades se kecamatan Randudongkal, serta tamu undangan lainya, berjalan dengan sederhana dan tertib. Disisi lain, pengamanan dilaksanakan oleh TNI Polri, Satpol PP Kabupaten Pemalang. Serta terlihat pula hadir beberapa anggota ormas dan LSM untuk menyambut rombongan.
Pihak pengelola pasar Randudongkal sengaja merahasiakan kungker bupati dan wakil bupati baru tersebut kepada pedagang dan pengunjung. “Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan masa”. Tukas Latif Ghozali, kepala pasar randudongkal menjelaskan kepada wartawan.
[SatriyoAdie\Iwan]
