Pemkab Cianjur Harus Miliki Mobil Damkar Hidrolik

Cianjur,(MR)
MUSIBAH kebakaran yang menghanguskan sebuah Toko penjual mainan Anak-anak dan pakaian Bayi di perempatan jln Mangunsarakoro kabupaten Cianjur Jabar, Pasukan sijago Merah (petugas Damkar) dari BPBD Kabupaten Cianjur harus  meminta bantuan mobil Damkar dari Kabupaten Sukabumi.
Kewalahan yang dialami Pasukan sijago Merah tersebut bukan karena kekurangan personil (petugas Damkar) tetapi di sebabkan sarana pendukung pemadam kebakaran (mobil Damkar) yang dimiliki pemerintah kabupaten Cianjur sekarang sudah tua dan sering mogog.
Kejadian kebakaran diketahui jumat jam 5 pagi (4/5/12) itu para petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Cianjur kesulitan untuk secepatnya memadamkan api, selain bangunan yang terbakar cukup tinggi sekitar 20M (tiga lantai), saat itu petugas hanya didukung 3 unit mobil pema dam kecil-kecil karena yang satu unit lagi rusak, untuk itu kami dibantu satu unit mobil Damkar dari Kabupaten Sukabumi. ungkap H.Asep Suhara kepala BPBD Kabupaten Cianjur menjawab pertanyaan Media Rakyat di lokasi Kebakaran.
Berdasarkan pengamatan Media rakyat terkait mobil-mobil Pemadam kebakaran yang dimiliki Kabupaten Cianjur selain usia mobil yang sudah tua hingga sering mogog, kapasitas airnya pun sedikit, walaupun dilengkapi tangga, namun tingginya hanya 4 meter, tidak sebanding dengan pertumbuhan pembangunan di cianjur yang sudah banyak bangunan tinggi.
Dilokasi kebakaran nampak Atat seorang anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Demokrat yang ikut memantau kebakaran. Ketika diminta komentarnya akan kondisi Mobil-mobil Kebakaran Pemkab Cianjur yang kecil-kecil, selain sering rusak karena sudah tua ditambah butut, Atat menjawab bahwa untuk tahun anggaran sekarang(2012) pemkab Cianjur membeli satu Unit mobil kebakaran, tapi apa mobilnya besar atau kecil dan harganya kurang begitu tahu terang Atat.
Apabila melihat luas wila-yah ditambah dengan perkembangan kota Cianjur dan jumlah warga kabupaten Cianjur dengan 32 kecamatan, dimana perkembangan bangunan-bangunan diperkotaan Cianjur yang tinggi bangunannya sudah banyak yang tingginya 2-3 lantai (20 meter) dengan kondisi Mobil pemadam kebakaran yang dimiliki sekarang sudah ketinggalan. Kata Atat.
Senada dengan Yayan seorang warga Cianjur, ketika diminta komentar mengenai kondisi bangunan dikota Kabupaten Cianjur banyak yang bangunan gedung-gedungnya tiga lantai, dengan kondisi mobil-mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Pemkab Cianjur, jadi sudah sangat mendesak sekali Pemkab Cianjur memiliki mobil-mobil pemadam kebakaran layak dan besar (mobil ukuran puso) dengan dilengkapi tangga hidrolik yang tinggi dengan daya angkut air banyak dan memiliki daya jangkauan semprotan airnya sangat jauh, jadi dalam setiap penanganan kebakaran yang  bangunan gedungnya yang kebetulan tinggi akan efektif.
Untuk para petugas pemadamnya itu sendiri harus dilengkapi helm pengaman dan jaket anti api, tidak seperti sekarang bisa kita lihat sendiri para petugas pemadam dalam penanganan kebakaran tidak dilengkapi helm pengaman, jaket anti api dll.  Melihat kenyataan ini jadi sangat memprihatinkan terang Yayan dan juga  seseorang anggota TNI. >> Endang Soleh

Related posts