MTs Nurul Bayan Cikalong Cianjur Perlu 6 Rehab Dan Lab

Cianjur,(MR)

PESATNYA kemajuan pendidikan teknologi semakin canggih di pastikan masyarakat pun Bahwa pendidikan, untuk bisa mengimbangi kebutuhan hidup maka itu setelah pendidi-kan selesai jelas mereka akan menjadi manusia penting berperan dalam Aktifitasnya. Namun mendapatkan pendi-dikan tersebut perlu juga di dukung dengan sarana prasa-rana yang memadai terutama Ruang Kelas untuk tempat proses kegiatan belajar menga-jar Seperti di Salah satu sekolah MTs Nurul Bayan, yang berada di Kecamatan Cikalong-kulon cianjur Ratusan siswa hingga dirotasi pagi dan sore, akibat keterbatasan ruang kelas.

Dipaparkan, H.Ili Rohili Spd. Kepala Sekolah MTs Nurul Bayan, mempunyai  jumlah siswa  sekitar 841, dengan tenaga pengajar yang PNS sebanyak 7 orang, dan honor sebanyak 36 orang. “Dengan jumlah siswa sebesar itu, kami terpaksa menggilir siswa ada kelas pagi dan siang,  yang mendapat giliran siang, mereka semua mengeluh, sehingga sebagian siswa ada yang sengaja pindah ke sekolah lain,” ujar Ili ketika ditemui di kantornya, Selasa (17/4).

Dilanjutkan Ili, fasilitas belajar lainnya pun seperti laboratorium yaitu LAB IPA dan LAB Bahasa tidak ada, sehing-ga siswa tidak bisa meman-faatkan labolatorium, dan ketinggalan pelajaran tersebut. “Bagaimana kami harus mencetak anak bangsa yang handal, kalau fasilitas tersebut belum ada jadi kekurangan Ruang kelas di Mts (5) ruang di Bagian Aliyah nya (3) ruang kelas, ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Komite Sekolah, Drs.H.Ombi Romli kepada wartawan, ditempat terpisah. Menurutnya, meski kekurangan (3) lokal belajar, dan labora-torium, prestasi siswa sangat bagus, buktinya lulusan MTs Nurul Bayan, banyak yang diterima di sekolah negeri. “Semua itu akibat kerja keras, dewan guru, komite sekolah, dan orangtua murid,”katanya.

Begitupun  dikatakan  Ade Abdul Gani S,Pd, salah seorang tenaga guru, ketika ditemui disekolah. Ya untuk berita membangun ruang kelas bagus, para guru pengajar sangat bangga mengajar di MTs Nurul Bayan ini, selain silahturahmi antara dewan guru dan orangtua murid bagus, siswa disekolah tersebut juga sangat mudah menyerap pelajar yang guru berikan. “Bagaimana kami tidak bangga melihat anak didik kami pintar-pintar, dan mayoritas diterima di sekolah negeri,”ucap Ade.

Salah seorang Tokoh Masyarakat setempat, Bun Yamin, ketika ditemui, mengaku kalau sekolah MTs saat ini sangat dibutuhkan di masyara-kat. Pasalnya, selain mengajar-kan pelajar umum, MTs tersebut juga mengajarkan pelajaran agama secara specific yang tidak diajarkan di sekolah umum. “Kami berharap agar anak bangsa lebih bermoral dan paham akan etika agama, serta berakhlakulkarimah. “Tandas Amin. >> Deden Trio/ A Sofiyan/Ags/ Enang

Related posts