Gonta-Ganti Aturan, Sosialisasi Membingungkan?

 

Natuna(MR) – Kepala Puskesmas Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, mengakui, hingga diterapkan aturan new normal, belum ada warga Sedanau terpapar Covid -19. Hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi wartawan kamis 02/07/2020, di kantornya.

Menurut Said Satar, gonta ganti aturan terkait sosialisasi Keberangkatan, menjadi kendala bagi mereka, untuk menjelaskan ke masyarakat.

Meski demikian, kita tetap laksanakan protap kesehatan. Apalagi jika ada yang datang, dari luar daerah maupun warga ingin bepergian, wajib mengantongi surat bebas Covid.

” Ada 20 buah, alat rapi tes bantuan Dinas Kesehatan telah kita terima. Alat tersebut diperuntukkan bagi kegiatan urjen”. Sekarang tinggal 11 lagi, karena telah terpakai untuk pemeriksaan ABK kapal.

Sementara APD, sudah diterima dari Bupati,maupun dari Dinas Kesehatan.Ini cukup ucapnya.

“Bagi masyarakat yang mau berangkat keluar, cukup mengambil surat bebas Covid, di Puskesmas. Berhubung daerah kita masih zona hijau, tidak perlu pakai rapi tes”. Ini sesuai dengan surat edaran Bupati Natuna.

Biaya surat keterangan bebas Covid, ditarik Rp. 5000, bagi mereka yang tidak bawa KTP dan KIS.

Sebagai bagian dari team Gugus , pihaknya tetap melakukan sosialisasi terkait penularan Covid-19, lewat Pos Yandu.

Adapun jumlah Tenaga Medis maupun Non medis sebanyak
52 orang. Terdiri dari 1 dokter Umum, 8 Bidan, sisanya perawat dan tamatan SMA. Kami butuh dokter gigi, biar lengkap, ucapnya. /Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.