KABUPATEN Trenggalek merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi untuk pengembangan komoditi holtikultura. Di samping itu, Trenggalek merupakan daerah hulu yang sangat strategis dalam pengembangan produk hortikultura yang berkualitas, mengingat air tanah yang ada di Trenggalek bebas dari pencemaran bahan kimia.
Pengembangan tanaman holtikultura durian ini akan memiliki dampak yang sangat baik untuk menjaga kelestarian sumber air. Demikian antara lain laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertahutbun Kabupaten Trenggalek (Ir.Joko Surono) dalam acara kontes durian yang dilaksanakan di Balai Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo pada tanggal 15 Maret 2012.
Lebih lanjut dikatakan kontes durian kali ini diikuti sekitar 33 varietas durian unggulan yang bertujuan untuk menggali potensi buah durian lokal dan untuk mendongkrak harga jual. Bupati Trenggalek Dr.Ir.Mulyadi WR,M.MT dalam sambutannya antara lain mengatakan Trenggalek dengan keragaman Agroklimatnya sehingga memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang jenis dan varietas durian, sehingga durian dapat diperoleh setiap waktu.
Trenggalek saat ini telah mempunyai satu varietas durian “ RIPTO” yang telah dilepas oleh menteri pertanian sebagai Varietas Unggul Nasional, serta masih banyak calon yang merupakan Varietas Unggulan seperti Kunir, Ridin, Genthong dll. >>Mlr/Kim

