Bekasi Kota, (MR) – Kondisi Keuangan APBD suatu Daerah tentulah sangat berkorelasi dan Mempengaruhi Kondisi Pelayanan Pemerintahan kepada Publik, yakni Masyarakat secara luas, (15/11/2019).Kota Bekasi, sejak beberapa Tahun terakhir mengalami Permasalahan pada kondisi Keuangan yakni Defisit Anggaran sangat dirasakan dampaknya bagi pelayanan Publik di Kota Bekasi.
Indra Pardede Sekjend LSM. KAMPAK-RI (Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia) Ketika dijumpai dikantornya digrand galaxy kota Bekasi menjelaskan,
Kondisi Keuangan Kota Bekasi yang sedang dalam Kondisi kesulitan dikarenakan Faktor Defisit Anggaran sangat dirasakan Masyarakat,Baik dalam Pembangunan Konstruksi,Maupun dalam pelayanan Publik.
Tentunya berdampak Kepada marwah birokrasi pemerintahan Daerah Kota Bekasi,seperti halnya Keluhan Keterlambatan Pembayaran Gaji Pekerja yang sedang bekerja di Proyek Pembangunan Konstruksi Peningkatan Saluran Perumahan Mayang Pratama RW.009 didaerah Kelurahan Mustikasari Kecamatan Mustikajaya dari dinas Bina Marga dan sumber Daya Air Pemerintahan Kota bekasi.
Ketika Kami mengobservasi Kondisi dilapangan kami mendengarkan Keluhan Para Pekerja yang Mengeluhkan karena Keterlambatan Pembayaran gaji, menyebabkan Para Tukang atau Pekerja Tidak bisa menafkahi Anak istrinya yang ditinggalkan dikampung, sangat Menyedihkan mereka Tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya yang ditinggalkan dikampung dan merupakan keluhan mereka yang sekaligus minta tolong disampaikan dan disuarakan kepada kami KAMPAK-RI selaku Lembaga Swadaya Masyarakat.
Kami menduga ini ada korelasi atau keterkaitannya dengan Kesulitan keuangan atau defisitnya Anggaran Pemerintahan Kota Bekasi dan untuk marwah atau cinta Pelaksanaan birokrasi oleh organisasi Pemerintahan Kota Bekasi,ini sangat Tidak Baik.”Jelas Bang indra sapaan akrabnya.
Hal senada disampaikan Napin Warga Bekasi, sejatinya diperiode kedua bang Pepen ini kami sebagai masyarakat kota bekasi sangat mengharapkan Kemajuan yang jauh lebih baik dan berkelanjutan,karena bisa melanjutkan program-program sebelumnya, dan itu alasan kami mendukungnya.
Lanjut Napin,tapi kenyataan diluar harapan kami, karena faktor defisit Anggaran Pemkot Bekasi menjadi masalah percepatan pembangunan, enggak tahu apa ada kaitannya dengan biaya politik atau seperti apa, yang jelas kekecewaan kami setelah melihat kondisi keuangan Pemkot Bekasi sekarang ini.”Ujar napin.
Semoga Kedepannya Kondisi Keuangan Pemkot Bekasi bisa segera kembali Pulih, karena Pelayanan Prima kepada Masyarakat tidak lepas dari dukungan Kondisi keuangan daerah yang sehat dan stabil. (Bemo)
