Humas KKP, Minta Absensi Dan Tanda Tangan Wartawan Untuk Apa.?

 

Natuna(MR)- Raja Haposan, Selaku Humas KKP mengurusi wartawan saat peresmian SKPT Selat Lampa tgl 07/10 lalu, jadi buah bibir bagi Pewarta Natuna.
Lelaki berkacamata minus itu, sibuk menghubungi wartawan lokal, agar datang untuk melakukan peliputan di Selat lampa.

Bahkan beberapa perubahan peresmian juga selalu diberitahu agar para pewarta tidak ketinggalan. Awalnya, peresmian akan dilaksanakan pukul 09.wib. Berselang beberapa jam berubah menjadi pukul 08.wib.

Mendengar penjelasan itu, Para kulitinta harus berangkat pukul 6.30. Celakanya hingga pukul 09.wib, belum ada tanda -tanda Bu Menteri datang dilokasi peresmian.

Haposan ketika dihubungi lewat telp, mengaku acara molor lagi. “Maaf Bu Menteri belum datang,” namun sudah meluncur kesini ucapnya penuh senyum.

Wartawan pun disodorkan absensi dan meminta tanda tangan oleh Haposan. Sebanyak 35 wartawan lokal hadir disana. Namun yang diminta tanda tangan kurang lebih 23 orang.

Pertayaannya, untuk apa Humas KKP meminta data dan tanda tangan wartawan?Apakah buat SPJ?.

Mengingat kegiatan ini sangat besar maka publik perlu mengetahui berapa anggaran kegiatan peresmian.

Sayangnya Anggaran peresmian SKPT selat lampa belum tertera di kegiatan KKP.
Molor dua jam, kegiatan peresmian berjalan lancar./Roy.

Related posts