Kediri, (MR)Desa Mangunrejo wilayah Ngadiluwih Kabupaten Kediri mendongkrak ekonomi warganya dengan pembudidayaan buah lengkeng Kristal, baik dalam skala besar (sentra), maupun skala rumah tangga nantinya.
Menurut Sutrisno (Kepala Desa), sampai saat ini berkembang baik penanamannya, dirawat dengan rapi, bersih, dan tanamannya subur. Hal itu dikatakan saat dikantornya, ketika melihat langsung pohon lengkeng kristal yang ditanam para Warga.
Masih saat yang sama, “pengelolaan lengkeng kristal itu merupakan model pengembangan budidaya Pemdes Mangunrejo yang nantinya bisa memberikan keuntungan baik pada pengelolaan maupun kesejahteraan masyarakat. Kenapa memilih lengkeng kristal pertimbangannya, saat dijual langsung harga juga mahal, dan juga minimal standart, menambah gizi, dan yang tak langsung bisa dijadikan minuman olahan, juga masakan,” terangnya.
Desa Mangunrejo memilih lengkeng kristal karena ingin desanya menjadi pembudidaya dan bisa meningkatkan ekonomi warga. Dengan skema budidaya seperti itu, lengkeng yang dikelola warga tersebut nantinya juga menjadi objek wisata sekalian dengan jambu kristalnya yang sudah berjalan baik sebelumnya.
Pasar buah lengkeng sangat terbuka lebar, maka penanaman lengkeng kristal kini terus dipelihara dengan baik dan nantinya bisa menjadi luas tanam. Pada 2017 sudah didistribusikan ratusan bibit lengkeng ke warga Desa Mangunrejo.
Mengingat Jawa Timur sendiri merupakan sentra lengkeng terbesar, disamping itu perlu diketahui, mengonsumsi buah lengkeng, kandungan karbohidrat cukup banyak, sedangkan lemak, dan kalorinya rendah, sehingga bisa menjadi asupan sumber karbohidrat dan menjaga stamina tubuh, lengkeng juga memiliki kandungan polifenol sehingga berguna untuk mencegah gangguan radikal bebas, lengkeng juga mengandung zat anti depresan sehingga bisa mengurangi stress dan insomnia.
Benih yang bagus, teknologi tepat,dan disempurnakan dengan do’a, Pemdes yakin usaha ini akan menguntungkan bagi semuanya. >>Ags
