Warga Rengasdengklok dihebohkan dengan adanya penemuan benda-benda pusaka sebanyak 27 jenis benda pusaka. Benda pusaka tersebut ditemukan oleh H.Ayip yang notabene salah seorang pelaksana dari pembangunan Tugu Proklamasi Rengasdengklok yang dibiayai dari anggaran APBD II Karawang tahun 2011.
Menurut pengakuan H.Ayip, “tepatnya hari kamis jam 17.00 wib tanggal 27 bulan rajab 1413 H, dia mendapat wangsit atau petunjuk dari seorang kakek-kakek yang memakai jubah putih. Kemudian seorang kakek tersebut memberikaan benda-benda pusaka sejarah kepada dia. Tak lama kemudian seorang kakek berjubah tadi langsung menghilang,” tuturnya.
Seiring dengan wangsit tersebut, anehnya, dia merasa terkejut mendengar benda pusaka yang berjumlah sekitar 27 jenis dikirim dan dialamatkan ke Ustad. Aceng yang berlokasi dikampung babakan kecamatan Pedes. Kemudian dia langsung menemui Ustad Aceng. “Saya juga merasa heran terhadap wangsit ini,” ujarnya baru-baru ini.
Namun menurut Ustad Aceng sendiri ketika ditemui dirumahnya, dia juga merasa terkejut ada yang mengirim benda pusaka kepadanya. Karena dia sendiri selama ini tidak pernah berurusan dengan benda-benda pusaka. Sampai dia mempertanyakan kepada H.Ayip soal kebenaran wangsit tersebut.
Sementara benda pusaka sebanyak 27 jenis itu terdiri dari meja tulisan yang berhurup Arab, pedang Saidina Ali, pedang harimau yag bersimbol sejenis ular Naga, Batu Semar, Batu Sunan kalijaga, Patung Garuda serta Keris yang berukuran panjang dan didalamnya terdapat tulisan angka 804 SM. >>Sep/Jen

