Situs Gunung Jumprit Di Rekomendasikan Disbudpora Ciamis

Ciamis, (MR)
Situs Gunung Jumprit adalah salah satu tempat peninggalan ber sejarah siar Islam konon menurut kisah pada masa di abad Kerajaan Pemerintah Galuh sekitar pada tahun 1879. Situs Gunung Jumprit atau Pasarean Astana panjang  juga merupakan sebagai situs sejarah milik cerita Rakyat pada khususnya yang berada di masyarakat Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Serta keberadaanya yang terletak di Dusun Bunirasa Desa Pawindan Kecamatan Ciamis, yang mana situs tersebut  merupakan bagian  dari aset milik Negara termasuk situs “Gunung Jumprit”.
“Belum lama ini telah disinyalir oleh Pemerintah yang di dokumentasikan oleh pihak Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis kemudian menurut data situs sejarah yang ada di Kabupaten Ciamis Menurut data terhimpun 160 situs dan 11 yang telah di dekomentasikan,” ungkap Drs. H. Dede Hermawan selaku Kabid (Kepala Bidang) Kebudayaan Dibudpora Kabupaten Ciamis.
Sesuai dalam peraturan Pemerintah Kabupaten Ciamis Nomer 19 Tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya yang ada didaerah dalam bentuk dan keaslianya keutuhan dari Cagar Budaya tersebut. Agar tetap dilestarikan dan dikembangkan, sebab sangatlah penting nilai dari sejarah tersebut selain dapat meningkatkan Perekonomian juga menjaga lingkungan dan pendidikan. “Sehingga dikemudian hari hal itu bisa dijadikan sebagai ilmu pengetahuan dimasyarakat,” tambah juru kunci, Edi Karso
Selain itu ditempat yang sama Kepala Desa pawindan Ahmad Kartoyo mengatakan, “kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah pusat dan Kabupaten Ciamis, yang mana itu telah memberikan perhatian dan pendekomentasian dalam pelestarian situs, cagar budaya yang ada diwilayah Desa, terutama dalam meningkatkan sejarah tersebut maka Pemerintah Desa pun akan siap memprioritas serta dukunganya di dalam anggaran Desa,” ungkapnya.
“Adapun dari kegiatan tersebut hal itu yang dimobilitasi oleh Padepokan “Sekar Bakti” Jayalaksana Putra Galuh yang memilki pemberdayaan seni budaya Penca Silat,” tandas Kades Pawindan Ahmad Kartoyo. >>Adi Sumarna

Related posts