KK “Dipalsukan”,Ari Lapor Polisi.

 

Natuna(MR)-Tadi malam, merupakan titik puncak kekecewaan Ari Fikri .Pasalnya KK yang sedang diurusnya, tidak tertera nama istri ,adek Ipar dan Anaknya.

Lelaki berprofesi sebagai jurnalis itu, merasa dipecundangi. Sebab KK miliknya dipalsukan.

Kekesalan Ari terhadap kelakukan, Oknum di Kelurahan dan oknum Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Natuna. Karena dinas itu, telah sewenang-wenang memalsukan dokumen Kartu Keluarga,nya.

Atas tindakan kesewenangan Ari, lapor polisi. “Tadi saya buat laporan ke SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Natuna,” kata Ari dengan mimik kesal. “Dari SPKT, saya diarahkan ke bagian Satreskrim Polres Natuna.”

Ari mengetahui, dokumen KK- di palsu, ketika melakukan pergantian Kartu Tanda Penduduk. Saat pergantian KTP, petugas komputer Disdukcapil Natuna mengatakan, KK-nya telah diganti. Dia sudah berkeluarga dan punya satu anak kecil, Namun dalam KK, hanya tercatat sendirian.

“Kenapa bisa nama saya saja tercatat di KK. Padahal sebelumnya, nama istri, Sri Nurlinda dan adik iparnya, Eva Kharisma tercatat di KK,” terang Ari. “, sekarang hanya nama saya .”sesalnya.

Merasa ditipu, Dekretaris Aliansi Jurnalistik Online Indonesia Natuna itu , menduga ,ada pemalsuan dokumen, dilakukan oknum-oknum tertentu, dari tingkat Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat hingga Disdukcapil Natuna. Sehingga terbit KK baru, atas nama Ari sendiri.

“Istri dan adik ipar saya bisa pindah KK tanpa sepengetahuan saya,” tegasnya. “Mereka pindah dari KK saya ke KK orang tuanya, yang tinggal di Desa Teratak, Rumbio Jaya, Kampar, Riau.”Berarti ada yang mengurus pemalsuan itu disini.

Karena menurut Ari, Kelurahan Sedanau telah berani mengeluarkan Surat Keterangan Kehilangan atas namanya. Dari surat kehilangan tanpa sepengetahuannya itu, diteruskan ke kelurahan hingga ke Disdukcapil Natuna.

“Coba kita pikir, beraninya pihak Kelurahan Sedanau membuat berita kehilangan KK atas nama saya,” tanpa meminta keterangan dari Saya selaku Kepala Keluarga. Padahal Istri Saya sudah lama di tempat orang tuanya, karena melahirkan anak kami.

“Yang anehnya, pihak Kecamatan Bunguran Barat hingga Disdukcapil Natuna membenarkan. Seharusnya surat kehilangan dikeluarkan Kepolisian setempat.”

Atas dugaan pemalsuan KK-nya, Ari yang telah lama pisah tempat tinggal dengan istrinya itu, meminta Satrekrim Polres Natuna membongkar kasus ini seterang-terangnya.

“Saya belum cerai. Istri saya pindah ke Riau, karena kerja disana,” terang Ari. “Saya pun sebagai kepala keluarga tetap mengirim uang, untuk istri dan anak saya masih balita,” kata Ari lagi sambil menunjukan bukti laporan ke SPKT Polres Natuna. Saya akan usut sampai tuntas, siapapun yang ikut berperan didalamnya harus dihukum. Meski mertua atau istri sekalipun, ucapnya dengan kesal.Jangan karena Saya miskin harga Diri mau diinjak injak tutupnya/Roy.

Related posts