Indramayu, (MR)UPT Puskesmas Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur, Jumat (12/1). Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng serta pengguntingan pita didepan pintu masuk puskesmas yang berlokasi dipinggir jalan Raya Eretan Wetan.
Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr H Deden Bonni Koswara, Camat khandanghaur Iim Nurohim, S.Sos MSi beserta jajaran muspika dan kepala UPT puskesmas kertawinangun dr Hj Tuti Warnengsih.
Sengaja gedung puskesmas kerta winangun dibangun megah untuk mendekatkan dan meningkatkan pelayanan bidang kesehatan kepada masyarakat. Jadi, jangan hanya gedungnya yang bagus, pelayanan pun harus memuaskan, pesan Bupati Indramayu, Hj, Anna Sopahnah itu disampaikan lantaran kerap mendapat laporan dari masyarakat kurang mampu soal kurang ramahnya pelayanan yang diberikan oleh jajaran puskesmas.
“Ini harus menjadi perhatian, jangan karena warga tidak mampu, jadi asal-asalan memberikan pelayanan. Berikan yang terbaik, jangan dibeda-bedakan ya,” pinta dia.
Kepada jajaran puskesmas maupun Dinkes, Hj. Anna Sopanah Selaku Bupati Indramayu, juga meminta untuk lebih berperan aktif dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi, khasus kurang gizi maupun penyakit lainnya.
Sebab, di Kabupaten Indramayu angka kematian ibu dan bayi masih tinggi. Caranya, dengan sering turun kelapangan mengunjungi rumah-rumah warga, tidak hanya berdiam dikantor. Gencarkan tindakan, penyuluhan maupun sosialisasi tentang pentingnya PHBS sehingga kualitas kesehatan masyarakat. Tahun 2017 angka kematian ibu dan bayi menurun 25%. Tahun ini, kita targetkan 0%, tandas Bupati Anna.
H. Edi selaku kepala desa (kuwu) Eretan Wetan di minta keteranganya oleh awak media rakyat mengatakan, “ya benar yang tadi bicaranya Bupati Indramayu Hj. Anna Sohpanah telam maparkan di warga kami bahwa berperan, pesan nya yang kerap mendapat laporan dari masyarakat kami yang tidak mampu juga orang awam di mohon orang jajaranya pukesmas harus ramah kepada masyarakat yang tidak mampu, jangan yang meninjau masyarakat yang sudah mampu, masyarakat yang tidak mampu, dan kami tolong masyarakat yang tidak mampu tolong di hargai se-adil-adilnya, jangan di beda-bedakan,” tegasnya. >>A.Tarudi’ S/ Anton K
