Kuningan, (MR)Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Penilaian berbentuk tes dapat dilakukan dengan Ulangan Harian dan Ulangan Akhir Semester (UAS). Untuk itu pemanfaatan teknologi komputer sebagai salah satu media yang digunakan untuk ujian atau tes dirasa sangat efektif dengan akurasi data yang sempurna.
Plt Kepala Sekolah SMKN 1 Kuningan, Lili Ramli, M.Kom menjelaskan bahwa, keuntungan lain dari ujian berbasis komputer adalah secara teknis pengoreksian lebih mudah dibandingkan dengan scanner yang kadang tidak dapat membaca Lembar Jawaban Komputer (LJK).Dengan demikian siswa lebih percaya diri ketika mengerjakan soal. Apalagi siswa bisa langsung mengetahui hasilnya.
Siswa juga merasakan bisa menghemat waktu pengerjaan. Tidak perlu lagi mengisi lembar jawaban dengan menghitamkan lingkaran yang ada. Hal ini cukup membuang waktu. Bagi beberapa siswa yang kurang terampil dalam menghitamkan lembar jawaban komputer, kadang memerlukan waktu sekitar tiga sampai lima detik untuk menghitamkan lingkaran dengan baik. Dengan sistem komputer, identitas otomatis terisi. Siswa hanya perlu login ke server dengan username dan password yang sudah diberikan, mengerjakan dengan cara lebih sederhana, tinggal mengklik pilihan A sampai E.
Atas dasar inilah kenapa pemerintah mewajibkan bagi sekolah-sekolah terutama SMK untuk melaksanakan ujian berbasis komputer. Seperti yang baru saja dilakukan pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) di
SMKN 1 Kuningan pada tanggal 27 November sampai dengan 9 Desember 2017.
“Ujian Sekolah Berbasis Komputer yang dilaksanakan di SMKN 1 Kuningan saat ini baru untuk siswa kelas XII. Siswa kelas X dan XI masih melaksanakan ujian test tulis. Hal ini mengingat jumlah komputer di sekolah yang baru ada 120 unit. Tapi kedepan sesuai kurikulum yang baru, semua siswa dari kelas X sampai kelas XII bisa mengikuti USBK dengan menggunakan Hp Android memakai jaringan WIFI” kata Lili saat dihubungi lewat hp selular, Kamis (7/12).
USBK yang dilaksanakan selama 7 hari, masih Lili berjalan dengan lancar. Bahkan kita juga kedatangan pengawas SMK dari Dinas Provinsi dengan maksud melihat bagaimana berjalannya USBK dan mengecek jumlah siswa yang mengikuti USBK tersebut.
USBK ini juga bertujuan supaya siswa membiasakan diri mengikuti Ujian berbasis Komputer terutama dalam menghadapi Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK). >>Irwan
