Potensi SDA Halteng Yang Belum Dioptimalkan

Halmahera Tengah, (MR) – Kabupaten Halmahera Tengah adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku Utara yang kaya akan ketersediaan sumber daya alamnya (SDA). Kesemua potensi tersebut dapat berupa potensi perikanan, pertambangan, kehutanan dan pertanian.

Alhasil beragam potensi tersebut sampai saat ini ternyata belum dimanfaatkan secara baik. Pemanfaatan yang masih minim ini berdampak pada belum tercapainya kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah. Kondisi obyektif ini memantik sikap kritis Hj. Ratna Hi. Muslim yang juga tokoh masyarakat Halteng. Perempuan berlatar belakang interpreneur yang sempat punya target masuk bursa pencalonan Bupati Halmahera Tengah namun kandas, memiliki banyak gagasan dalam upaya merevitalisasi SDA Halteng.

“Hal yang perlu saya suport adalah bagaimana pemimpin daerah khususnya Halteng bisa membuat grand desain soal strategi percepatan pembangunan halteng dengan memanfaatkan SDM lokal. Grand desain ini tertuang dalam setiap kebijakan pembangunan diberbagai sektor. Tujuannya adalah potensi SDA halteng ini bisa dikelola, dimanfaatkan secara baik demi mencapai kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya pada MR.

Perempuan kelahiran 4 Desember 1964 dipulau Sayafi Halteng ini juga bergelut diorganisasi majelis muslimat NU, wanita islam alkhairaat, anggota BKMT dan sekretaris majelis Alfurqon pimpinan Ibu Gubernur Maluku Utara. Ia juga punya kiat-kiat sukses dalam memajukan potensi ekonomi kreatif masyarakat. Potensi ekonomi bidang pertanian misalnya sangat melimpah.

Menurutnya minimnya kreatifitas dan inofasi masyarakat pada akhirnya potensi tersebut haya sebatas dikonsumsi padahal limpahan potensi bidang pertanian ini bisa dipasarkan keluar atau bisa dibuat produk olahan yang punya nilai ekonomis tinggi.

Saya telah menggiatkan usaha ekonomi mikro dengan memanfaatkan kulit pala sebagai bahan baku pembutan kripik, selai, sirup. Selain itu pula ubi kayu yang melimpah bahkan terkadang mubajir terbuang percuma, berbekal pengetahuan yang saya dapat dari negeri cina ubi kayu sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk bahan baku produk makanan instan seperti supermi disamping betanol.

Bagi ratna hal krusial yang dihadapi masyarakat kita adalah kita tidak cukup berniat dalam bekerja. Lebih banyak mengandalkan otot daripada pemikiran logis, semangat dan dedikasi masyarakat kita sangat kurang dan budaya pola pikir dan pola laku masyarakat kita termasuk masyarakat konsumtif. Kurang memiliki rasa tanggungjawab guna menjaga keberlangsungan usahanya. Hal yang tentu berbeda dengan masyarakat daerah lainnya. >>Ateng

Related posts