Kunjungan Dirjen, Monitoring, Atau Jalan Jalan ?

 

Natuna (MR)-  Wajah  Dirjen pembendaharaan Dr Marwanto Harjowijiono.tersenyum lebar, ketika duduk di dalam gedung pertemuan Desa Batu Gajah. Gedung, baru ukuran, 5×9 terlihat kinclong ,aroma cat, dalam ruangan masih terasa, pertanda gedung baru selesai dibangun. Cuaca dingin diiringi hujan  gerimis ,membuat,  rombongan , semakin bergairah untuk menikmati,  kepiting goreng, kernas dan Es kelapa muda.yang disuguhkan oleh panitia.

Kunjungan kerja ke Desa Batu Gajah, merupakan kunjungan pertama di bumi rantau bertuah.Bersama belasan rombongan ,termasuk dari Kepri.

Namun kedatangan Dirjen kali ini, membuat tanda  tanya besar bagi kalangan. Kunjungan resmi utusan  Pemerintah Pusat itu, bertujuan mengevaluasi, dan monitoring, penggunaan dana Desa. di Kabupaten Natuna.

Sayangnya kunjungan sehari itu, disinyalir,hanya untuk  habiskan  “dana perjalanan dinas dan  represing.”pasalnya, kedatangan dirjen dan rombongan  ,hanya melakukan pengecekan pada satu desa . sebagai bahan evaluasi,untuk dilaporkan ke Pemerintah Pusat.

“Kami dari Kementerian keuangan, lewat Dirjen, Pembendaharawan, datang untuk  melakukan evaluasi dan monitoring, kegiatan penggunaan dana desa di Kabupaten Natuna,” ucap Marwanto Dengan senyum khasnya.

Banyak berita diluar sana,  mengatakan penggunaan dana desa tidak efektif, karena banyak disalah gunakan. Tetapi di Natuna, tepatnya didesa Batu gajah, semua dikerjakan dengan baik, sehingga hasilnya dapat dinikmati  masyarakat .Jadi tidak benar dana desa itu tidak bermanfaat, paparnya.

Dana desa merupakan  program baru, pemerintah Pusat  di perlukan pengawasan dari masyarakat.Tolong wartawan beritakan yang baik – baiknya ya? jangan hanya  jeleknya diekpos.papar sang Dirjen.

Apa yang  di katakan Sekda dan Kades Bukti pengelolaan Dana desa di Natuna berjalan  baik.katanya lagi ketika dikonfirmasi wartawan. Namun sang Dirjen  buru buru pergi ketika ditanya, soal dana transper DAK dan DAU sering telat,? Ia hanya menjawab, kita berbicara soal DAK dan Dana Desa.Kalau itu ngak ada masalah, ucapnya, sambil berlalu.

Tersiar kabar,kepergian Dirjen dan rombongan terburu buru,  berencana akan pergi ke Pulau Senoa, untuk menikmati indahnya wisata di Pulau itu. Hal itu sangat disayangkan, karena tujuannya ke Natuna untuk melakukan  kunjungan kerja,  evaluasi dan monitoring, soal pengelolaan dana desa.

Sementara Kades Batu Gajah, Bakhtiar,sangat  terkesan atas kunjungan Dirjen bendaharawan.Dana desa ini sangat membantu pemberdayaan masyarakat.

Tahun ini, Batu gajah terima  APBDes , Rp.2,1milyar , seratus juta dari dana  Silva. mudah mudahan, tahun depan ada peningkatan, karena kita gunakan untuk keperluan masyarakat.

Adapun yang kita bangun tahun ini. Berupa,pembangunan jalan, tambatan perahu, bangunan gedung. Dan  lainnya.

Kita berterima kasih kepada Presiden, sesuai amanatnya, ingin membangun dari pinggiran. Lewat program Dana desa telah terlaksana dengan baik./Roy.

Related posts