Bupati Malang Serahkan 76 SK Pensiun

Kabupaten Malang, (MR) – Bupati Malang DR Rendra Kresna menyerahkan secara simbolis SK Pensiun kepada  76 orang  Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus anumerta, janda, duda dan BUP (Batas Usia Pensiun), di halaman Pendopo Kabupaten Malang jalan H Agus Salim Kota Malang Rabu (27/9).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan banyak terima kasih kepada penerima SK yang berpuluh-puluh tahun melakukan pengabdiannya khususnya di Pemerintah Kabupaten Malang. “Saya sebagai Bupati menyampaikan terima kasih kepada para penerima SK yang telah mengkontribusikan dengan berbagai macam pengabdian selama ini sebagai ASN dan menorehkan hal-hal positif ,” ujar Rendra.

Ia menambahkan, Apel pagi ini diisi dengan penyerahan SK pensiun baik sebagai pribadi yg telah selesai tugasnya menjadi ASN maupun SK dari suami/istri dari karyawan yang telah pensiun/dipensiunkan karena faktor tertentu.Ia berharap kepada ASN yang masih aktif untuk terus meningkatkan kinerja maupun performanya dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga mengatakan untuk selalu bekerja tanpa diawasi pimpinan karena pekerjaan merupakan sebuah kewajiban yang diniatkan dengan nilai ibadah. Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, SH, M. Hum, menyampaikan sambutannya saat apel pagi sebelum penyerahan SK bahwa pengabdian para bapak ibu pensiun untuk Kabupaten Malang hingga berpuluh-puluh tahun sangat tinggi.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah bapak ibu sekalian sumbangkan kepada Kabupaten Malang, dari pelayanan masyarakat hingga pelayanan apapun yang diwujudkan dalam pembangunan daerah sudah banyak mewarnai keberhasilan di Kabupaten Malang. Semoga memasuki masa pensiun ini bapak ibu selalu diberikan kesehatan,” ungkap Nurman diikuti applause dari peserta apel.

Usai penyerahan SK oleh Bupati Malang, 76 orang purna tugas tersebut diberikan pembekalan pensiun dari PT. Taspen yang ditempatkan di Ruang Rapat BKD Kab. Malang. Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang serta seluruh Kepala Operator Perangkat Daerah. >>GIZ

Related posts