Kabupaten Malang, (MR)
Keinginan masyarakat dusun Tambak Rejo untuk dekat dengan bupatinya di penuhi bupati Malang DR H Rendra Kresna. Selama sehari penuh Rendra menyambangi warga dusun Tambakrejo yang berada di ujung selatan Kabupaten Malang tersebut minggu (9/4).
Kedatangan orang nomer satu pemerintah kabupaten Malang ini selain di dampingi ketua tim penggerak PKK kabupaten Malang Dra Hj Jajuk Rendra Kresna juga di hadiri beberapa kepala SKPD Pemkab Malang di antaranya Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Made Arya Wedhantara , Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Ir Jaka Ritamtama , Kepala BPBD Iriyanto dan Dirut PDAM Kabupaten Malang H Syamsul Hadi serta jajaran Muspika Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Kegiatan Rendra di awali dengan memberangkatkan peserta Rally sepeda yang diselenggarakan Pemkab Malang bekerjasama dengan BNN Kabupaten Malang dalam rangka memeriahkan hari Anti Narkoba 2017 dan kampanye penanggulangan bahaya narkoba.
Memperebutkan hadiah utama sepeda motor, sekitar 1200 peserta dari berbagai daerah mengikuti fun rally sepeda yang mengambil start pantai Sendangbiru dan finish di pantai Ungapan kecamatan Gedangan tersebut.
Usai memberangkatkan peserta , kepada Media Rakyat Rendra menjelaskan saat ini pemerintah menetapkan darurat narkoba, artinya saat ini peredaran narkoba khususnya di kabupaten Malang berada dalam titik klimaks .
“Presiden Jokowi telah menetapkan Indonesia darurat Narkoba, ini menunjukan bahwa peredaran narkoba sangat memprihatinkan dan menyasar generasi muda , hal ini harus kita berantas dan tanggulangi melalui beberapa cara , salah satunya dengan rally sepeda kali ini ,”jelas Rendra.
Dalam rally tersebut , tambah Rendra peserta tidak hanya bersepeda , tapi juga sanggup untuk mengkampanyekan tentang bahaya Narkoba , dan efek samping yang di sebabkan oleh narkoba itu sendiri.
“Tidak hanya melalui fun rally saja , tapi upaya penanggulangan narkoba dapat setiap saat di sosilisasikan kepada seluruh masyarakat, sehingga masyarakat akan semakin mengerti bahaya narkoba sangat merugikan semua masyar-akat,” papar Rendra.
Usai memberangkatkan peserta rally sepeda , politisi Nasdem ini menghadiri acara petik laut pantai Tamban yang masih satu wilayah desa Tambakrejo ini. Petik laut yang masuk agenda tahunan Pemkab Malang ini,dimeriahkan dengan lomba mancing yang di ikuti sekitar 200 peserta dari beberapa daerah memperebutkan hadiah utama 1 unit sepeda motor dan puluhan hadiah hiburan lainnya. Dalam pesannya ,bupati meminta kepada seluruh nelayan untuk menjaga keanekaragaman ekosistem laut dalam bernelayan.
“Jangan budayakan mena-ngkap ikan menggunakan cara yang salah seperti menggunakan dinamit dan alat peledak, karena dampaknya dapat merusak ekosistem yang ada dilaut, dan ini termasuk menjaga kelestarian lingkungan hidup sesuai program pemerintah Kabupaten Malang,”tegas Rendra.
“Kita contohkan dengan kita menjaga terumbu karang , tanpa merusaknya maka ini akan menjadi tempat berkumpulnya ikan hingga memudahkan nelayan untuk menangkap ikan , ini keuntungan tersendiri bagi para nelayan,”sambung Rendra.
Mantan ketua DPD Golkar Kabupaten Malang ini juga mengapresiasi kegiatan petik laut pantai tamban yang diisi lomba mancing tersebut. Menurutnya hal ini menjaga salah satu promosi wisata pantai agar semakin di kenal masyarakat luas , sehingga kepariwisataan khususnya wisata pantai di kabupaten Malang dapat meningkat.
“Kegiatan ini, adalah salah satu sarana promosi wisata yang cukup efektif , harapannya kepariwisataan kita akan semakin berkembang ,”tutup Rendra. Acara petik laut ini di tutup Rendra dengan memberikan bantuan kepada ketua kelompok nelayan pantai tamban yang di terima ketuanya Budiari. >>Giz
