Pj Peratin Aspresiasi Masyarakat Pekon Sukaraja Kecamatan Waytenong

LampungBarat, (MR)
Peranan Keterlibatan Masyarakat Dalam Membangun Desa menjadi pokok tujuan utama dalam pemberdayaan, mengutamakan musy-awarah untuk mufakat, mencari solusi dari Persoalan Didesa untuk bersama-sama mewujudkan keinginan memiliki Balai desa Kebangaan, kondisinya kini telah terwujud meski tidak Mengandalkan Anggaran Dana Desa 2016 melainkan Swadaya Masyarakat.

Pj Peratin Pekon Sukaraja Dadang (33) Kepada Media Rakyat Dan mediarakyatnews. com Pada selasa (04/04 )Menjelaskan menjalankan Amanah bukan sekedar Menyerap Anggaran melainkan harus Ada tinggkat Pencapaian yang harus terlihat, terdengar Dan terwujud.

Pada tahun 2016 lalu Kami telah mengadakan Rapat Musyawarah yang disetujui oleh Lembaga Himpunan Pekon (LHP), untuk Membangun Balai Ïesa bersumber dari Sumbangan Insentip Satu bulan Aparatur Pekon, ditambah Dana yang terkumpul dari sumbangan sukarela dari masyarakat Pekon Sukaraja.

“Kami adakan Mufakat Menggalang Dana untuk Membangun Balai Desa,supaya Apratur Desa dapat melayani masyarakat dengan Lebih Baik, ditambah lagi balai desa merupakan tempat berkumpulnya masyakakat dan seluruh kegiatan pemberdayaan dipusatkan dikantor ini” tuturnya.

Dikesempatan tersebut Ketua Lembaga Himpunan pekon (LHP) pekon sukaraja menuturkan bawasanya Hasil Rapat bersama memutuskan untuk menswadayakan Membangun Balai Desa Supaya Masyarakat dapat terlayani dengan Prima

Disamping itu Supaya Hadir tidaknya Aparat. Pekon bisa terlihat oleh masyarakat bila memiliki balai pekon dengan kondisinya layak Perkantoran. Persoalan Pendanaan sendiri Dapat cukup berkat kerjasama Semua Pihak.

“Ya saya ikhlaskan insentif saya Selama. Dua bulan kendati yang lain hanya satu bulan untuk kelangsungan pembangunan Balai Pekon, tokoh pemuda, tokoh agama,Dan tokoh masyarakat pun sanagat berperan dalam Membangun balai desa ini sehingga Kami sangat memiliki temat ini” tegasnya.

Dadang juga mengatakan kalau jabatan sebagai Pj Peratin sifatnya hanya Penugasan hingga suksesnya pemilihan peratin ditahun 2017, namun kesuksesan Pembangunan pekon terutama Swadaya Balai pekon ini merupakan. Suatu hal yang patut dibangakan sebab sumbernya bukan dari Dana Desa,atau Proyek Tender melainkan mengunakan Gotong royong Dan Swadaya Masyrakat.

“Saya aspresiasi setinggi-tingginya buat tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama Dan Jajaran LHP pekon Sekaraja atas kebersamaanya dalam mewujudkan impian Membangun balai Pekon” pungkasnya.

Warga pekon sukaraja Roni (43) mengatakan kini Kami memliki balai pekon semoga Pak Pj peratin Betah Dan Lebih instens mengurusi Kami disini.

“Soal Pendanaan sendiri Kami ikut menymbang sukarela. Kebetulan saya waktu itu Menyumbang semen 15 sak, mudah-mudahan pelayanan menjadi lebih Baik.

Sehingga keinginan-keinginan Kami selaku masyrakat dapat dibicarakan dibalai pekon yang telah dibangun ini Baik ditingkat desa maupun yang hendak disampaikan tingkat Kecamatan, Kabupaten, Prov-insi dan pemerintah pusat” akhirnya. >>Agus/Amrin

Related posts