Enam Kebijakan Provinsi Sumatera Selatan Telah Dikerjakan Musi Rawas

Musi Rawas, (MR)
Dalam pelantikan bupati dan wakil bupati yang digelar serentak pada Februari tahun lalu ada enam instruksi penting yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin kepada Bupati Musi Rawas yang harus dikerjakan dan menjadi skala prioritas.

Enam instruksi penting tersebut yakni masalah kebakaran hutan, penurunan angka kemiskinan, pem,bangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan, peningkatan kesehatan, dan instruksi yang keenam yakni peningkatan ekonomi.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, dalam expose pemerintah kabupaten Mura yang dilaksanakan di pendopoan kabupaten Mura pekan lalu disampaikan bahwa istruksi gubernur sumsel telah dilaksanakan dan hasilnya membanggakan. Dalam hal kebakaran hutan pemkab Mura dapat menekan karhutla dengan JumlahTitikApi (Hotspot) tahun 2015 dengan jumlah 660 Titik, tahun 2016 dapat ditekan menjadi 181Titik. Penurunan titik api ini merupakan prestasi dan hal yang membanggakan dimana kebakaran hutan berdampak luas bagi semua sector sehuingga hal ini menjadi prioritas utamma dalam satutahun kinerja pemerintah kabupaten Mura dibawah kepemimpinan H Hendra Gunawan dan wakil Bupati Hj Suwarti.

Dalam bidang infrastruktur pemkab mura telah melaksanakan banyak hal dimana infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan terus dibangun dimana tahun 2015 jumlah jalan berkategori baik mencapai 584,28 Km atau (41,57 %) berkategori Sedang 187,53 Km (13,34 %) RusakRingan 422,13 Km (30,03%)RusakBerat 211,55 Km (15,05 %) Total jalan dilingkungan pemerintah kabupaten Mura 1.405, 49 Km. ditahun 2016 jalan dengan kategori baik 631,92 Km atau meningkat menjadi (44,96 %) jalan dengan kategori Sedang meningkat menjadi 315, 42 Km atau (22,44 %) sedang jalan berkategori RusakRingan turun menjadi 190,69 Km (13,57 %) dan jalan dengan kategori RusakBerat turun menjadi 267, 46 Km (19,03 %) dengan total panjang jalan 1.405,49 Km.

Dibidang pendidikan pemerintah kabupaten mura telah melaksanakan program 2015 (Musi Rawas Sempurna Cerdas) dimana program ini telah dilaksanakan tahun 2016 di Sembilan kecamatan dan hasilnya angka melek huruf masarakat diatas 15 tahun meningkat dari 98,63 % tahun 2015 menjadi 98,83 % hal ini juga ditunjang dengan infrastruktur sekolah yang terus mengalami perbaikan dimana tahun 2015 rehab dan perbaikan gedung sekolah 42 Unit dan tahun 2016 gedubng yang dibangun dan direhab mencapai 108 unit.

Dibidang kesehatan mura juga memiliki program unggulan yaitu Musirawas sempurna sehat yang telah dilaksanakan di Sembilan kecamatan dimana dengan dicanangkannya program ini Persentase masyarakat miskin yang terlayani kesehatan meningkat dari 87,00 % tahun 2015 menjadi 88,30 % tahun 2016.

Dengan pembangunan infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan yang terus meningkat maka diiringi juga dengan tingkat perkembangan ekonomi dimana ada kenaikan produksi beras Mura mencapai 24,6 % dari produksi tahun 2015 Target : 301.172 Ton Realisasi : 276.918 Ton Capaian : 91,95 % tahun 2016 Target : 286.610 Ton Realisasi :345.024 Ton Capaian 120,38 %. Peningkatan bidang perekonomian lain juga terjadi seperti peningkatan produksi karet, kelapa sawit, ubi dan lainnya. Mengenai tingkat kemiskinan Mura juga mengalkami penurunan di tahun 2015 dimana tingkat kemiskinan berada diurutan enam se provinsi Sumatera Selatan atau 15,13% disbanding tahun sebelumnya diperingkat empat atau 17,28%.

Bupati meneranghkan pres-tasi jinni dicapai berkat kerjakeras semua pihak untuk itu dirinya meminta kepada seluruh pihak agar dapat terus meningkatkan kinerja demi tercapainya Musirawas SEMPURNA dan meninggalkan predikat daerah tertinggal menjadi Mura yang berkembang. >>Nov

Related posts