Kotamobagu, (MR)
Melihat perkembangan anak pada jaman ini, membuat Drs. Syamsul Bahri Kepala Sekolah SD 1 Negeri Kotamobagu angkat bicara, terkadang sekolah melupakan kepentingan anak.
Sekolah dan keluarga mempunyai peran yang sama, guru adalah orang tua murid waktu di sekolah, penting juga adalah fisik keadaan bangunan sekolah yang harus di utamakan.
Supaya pembelajaran di tiap kelas serasa menyenangkan, dengan kondisi kelas yang baik tidak ada kerusakan sehingga siswa merasa nyaman dan aman.
“Saya berharap kedepan sekolah SD 1 Negeri Kotamobagu bisa lebih diperhatikan pemerintah kota kotamobagu, karena ada sekitar 382 siswa yang belajar di sekolah ini, yang di takutkan keadaan gedung sekolah yang cukup tua sehingga rentan amblasnya plafon di tiap kelas,” kata bahri.
Bahri pun menambahkan pendidikan karakter anak sangat di utamakan, karena saat ini karakter anak sudah menurun, jangan kita menyalahkan anak-anak jika mereka tidak mempunyai karakter yang baik, maka pihak sekolah harus bisa hadapi bersama bagaimana cara agar karakter anak bisa diubah menjadi lebih baik, dalam hal disiplin dan kejujuran.
Proses pembelajaran saat ini lebih kami utamakan sikap pengtahuan, ketrampilan untuk ditanamkan dalam diri anak-anak, “Saya berharap para guru jangan hanya tahu menyuruh siswa,” karena masih kurang guru yang menjadi suri teladan bagi siswanya, maka kedepan cara pemberian kegiatan pembelajaran harus di ubah seperti pola pikir, pola tindak, pola kerja dan pola sikap.
Bahri berpesan agar kedepan tidak ada lagi yang menggunakan anak-anak sebagai alat untuk mencari rezeki, keuntungan dan kesenangan, semoga kedepan pemerintah lebih prioritaskan masa depan anak untuk kemajuan bangsa dengan belajar sembilan tahun. >>Neni
